Premier League Gagal Treble di Eropa Gara-gara Arsenal Keok

Premier League Gagal Treble di Eropa Gara-gara Arsenal Keok

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 31 Mei 2026 19:00 WIB
BUDAPEST, HUNGARY - MAY 30: Mikel Arteta, Manager of Arsenal, consoles Eberechi Eze of Arsenal after Paris Saint-Germain defeat Arsenal in the penalty shootout during the UEFA Champions League Final 2026 match between Paris Saint-Germain and Arsenal
Foto: Carl Recine/Getty Images
Budapest -

Premier League sedianya berpeluang menyapu bersih semua gelar di Eropa musim ini. Hal itu tak terwujud gara-gara Arsenal keok di final Liga Champions.

Arsenal kalah di final Liga Champions 2025/2026. Anak asuh Mikel Arteta kalah adu penalti melawan Paris Saint-Germain 3-4, usai berimbang 1-1 di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

Kekalahan itu membuat Premier League gagal menyapu bersih trofi kompetisi di Eropa. Dari tiga kejuaraan, hanya dua gelar yang bisa dibawa pulang wakilnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama datang dari ajang Europa League 2025/2026. Aston Villa merebut gelar juara usai menggilas SC Freiburg 3-0 di Besiktas Stadium, Istanbul, 20 Mei lalu.

Kemudian dari Conference League 2025/2026, Crystal Palace yang keluar jadi juara. Anak asuh Oliver Glasner mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di Red Bull Arena, Leipzig, tengah pekan ini, menjadi wakil kedua Premier League yang jadi kampiun di Eropa.

ADVERTISEMENT

Terakhir kali Premier League berjaya di Eropa terjadi pada musim 2018/2019. Saat itu Liverpool juara Liga Champions, dan Chelsea sukses di Liga Europa----juga dengan mengalahkan Arsenal 4-1 di final saat itu.

Sementara musim lalu, Premier League juga bisa menjadi juara di dua ajang. Tottenham Hotspur memenangi Liga Europa, dan Chelsea merebut trofi Conference League. Arsenal saat itu harus tersingkir dari PSG di semifinal Liga Champions.

Arsenal sedianya berpeluang membawa Premier League meraih treble dini hari tadi. Sebab, Kai Havertz sempat menghidupkan asa itu lewat golnya di menit ke-6, bikin PSG tertinggal.

PSG baru bisa membalas di babak kedua lewat penalti Ousmane Dembele. Skor 1-1 kemudian bertahan sampai masa injury time.

Di babak tos-tosan, dua penendang Arsenal gagal yakni Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes. Sementara Paris Saint-Germain cuma sekali gagal lewat Nuno Mendes. Anak asuh Luis Enrique akhirnya juara dan bisa mempertahankan gelarnya.

(yna/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads