Premier League sedianya berpeluang menyapu bersih semua gelar di Eropa musim ini. Hal itu tak terwujud gara-gara Arsenal keok di final Liga Champions.
Arsenal kalah di final Liga Champions 2025/2026. Anak asuh Mikel Arteta kalah adu penalti melawan Paris Saint-Germain 3-4, usai berimbang 1-1 di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
Kekalahan itu membuat Premier League gagal menyapu bersih trofi kompetisi di Eropa. Dari tiga kejuaraan, hanya dua gelar yang bisa dibawa pulang wakilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama datang dari ajang Europa League 2025/2026. Aston Villa merebut gelar juara usai menggilas SC Freiburg 3-0 di Besiktas Stadium, Istanbul, 20 Mei lalu.
Kemudian dari Conference League 2025/2026, Crystal Palace yang keluar jadi juara. Anak asuh Oliver Glasner mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di Red Bull Arena, Leipzig, tengah pekan ini, menjadi wakil kedua Premier League yang jadi kampiun di Eropa.
Terakhir kali Premier League berjaya di Eropa terjadi pada musim 2018/2019. Saat itu Liverpool juara Liga Champions, dan Chelsea sukses di Liga Europa----juga dengan mengalahkan Arsenal 4-1 di final saat itu.
Sementara musim lalu, Premier League juga bisa menjadi juara di dua ajang. Tottenham Hotspur memenangi Liga Europa, dan Chelsea merebut trofi Conference League. Arsenal saat itu harus tersingkir dari PSG di semifinal Liga Champions.
Baca juga: Arteta ke Arsenal: Nikmati Rasa Sakitnya |
Arsenal sedianya berpeluang membawa Premier League meraih treble dini hari tadi. Sebab, Kai Havertz sempat menghidupkan asa itu lewat golnya di menit ke-6, bikin PSG tertinggal.
PSG baru bisa membalas di babak kedua lewat penalti Ousmane Dembele. Skor 1-1 kemudian bertahan sampai masa injury time.
Di babak tos-tosan, dua penendang Arsenal gagal yakni Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes. Sementara Paris Saint-Germain cuma sekali gagal lewat Nuno Mendes. Anak asuh Luis Enrique akhirnya juara dan bisa mempertahankan gelarnya.
(yna/pur)










































