Xavi adalah produk asli akademi La Masia. Dia masuk akademi saat masih berusia 11 tahun dan dipromosikan ke tim utama pada tahun 1998, saat masih berusia18 tahun.
Sejak saat itu, posisi Xavi di tim inti Barca tak tergantikan. Dia adalah seorang metronom andal di lini tengah Los Cules, sang pengatur serangan dan tempo permainan dengan kualitas umpan kelas wahid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap bisa di sini untuk waktu yang lama. Saya merasa baik secara fisik. Saya sudah pulih sepenuhnya dari cedera," ungkap Xavi di situs resmi klub.
"Barca sedang berusaha membuat saya tetap tinggal dan saya juga sedang berusaha. Keinginan terbesar saya adalah bisa pensiun di sini," akunya.
"Hati nurani saya selalu untuk bertahan di Barca. Saya tak pernah berpikir meninggalkan klub, meski benar bahwa ada masa-masa sulit," kata Xavi.
"Ada masa-masa sulit, tapi saya berharap untuk terus di sini dan segera memperbarui kontrak saya," tuturnya.
Selama membela Barca, Xavi telah memenangi enam titel La Liga, dua titel Copa del Rey, tiga trofi Liga Champions, lima Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Dunia Antarklub.
(mfi/krs)










































