Karim Benzema begitu terpukul setelah Real Madrid dikalahkan Barcelona. Benzema bertekad melampiaskan kekecewaannya itu dengan kemenangan di markas Sevilla tengah pekan ini.
Sumbangan dua gol dari Benzema tak berarti apapun setelah Madrid takluk 3-4 dari musuh bebuyutannya itu dalam El Clasico yang digelar di Santiago Bernabeu, Senin (24/3) dinihari tadi.
Dengan kekalahan ini, Los Blancos mesti rela digusur Altletico Madrid dengan memiliki nilai yang sama 70 poin sekaligus jaraknya dengan Barcelona terpangkas menjadi satu poin saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku memang mencetak dua gol tapi itu bukan apa-apa, soalnya yang penting adalah hasilnya," lanjut Benzema."
Ketika unggul 2-3, Madrid mesti kehilangan Sergio Ramos yang tanpa ampun diganjar wasit dengan kartu merah akibat dianggap melanggar Neymar di kotak penalti plus hadiah penalti bagi Barca. Momen ini menjadi pro-kontra karena dalam tayangan ulang televisi tampak bahwa hanya kontak minim yang diterima striker Brasil itu.
Lionel Messi sukses mengonversi penalti untuk menyamakan kedudukan dan satu penalti lain dari bomber Argentina tersebut di menit-menit akhir memastikan El Barca membawa pulang tiga poin.
"Aku tidak yakin apakah itu pelanggaran Sergio pada Neymar layak diberikan penalti. Namun, yang jelas setelah kartu merah sangat sulit bermain melawan tim dengan 11 orang."
Los Blancos tidak boleh lama-lama terpuruk. Pada Kamis (27/3) dinihari nanti, Sevilla sudah menunggu mereka di Ramon Sanchez Pizjuan. Kemenangan menjadi harga mati bagi Benzema cs demi persaingan gelar juara.
"Sekarang kami akan mencoba dan mengalahkan Sevilla," imbuh Benzema.
"Di tahap musim seperti ini, pertandingan sisa semuanya bagaikan final dan kami tahu bahwa Atletico berhadapan dengan Barcelona di hari akhir, jadi kami harus memikirkan diri guna meraih kemenangan."
(rin/cas)











































