Madrid musim lalu mendapatkan kejayaan mereka di Eropa, sesuatu yang tak mereka rasakan sejak 2002 dan ini bisa dibilang memalukan bagi tim yang menyebut dirinya sebagai Raja Eropa dengan 9 trofi Liga Champions.
Belanja besar dengan terus mendatangkan pemain bintang berharga selangit, akhirnya terbayar tuntas di Lisbon saat mereka mengalahkan Atletico Madrid 4-1 di final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu bersamaan juga dengan laju Madrid yang impresif di Liga Champions dan membuat mereka harus memilih salah satu di antaranya. Trofi La Liga pun akhirnya terbang tak jauh dari Santiago Bernabeu, yakni ke Vicente Calderon, kediaman Atletico.
Beruntung Madrid masih bisa membawa pulang satu gelar di kompetisi lokal saat mengalahkan Barcelona di final Copa del Rey. Jadilah Carlo Ancelotti memulai kariernya dengan manis lewat dua trofi itu.
Musim 2013/2014 sudah berlalu dan akhir pekan ini Madrid akan memulai petualangan mereka di musim yang baru. Pemain baru tentu ada namun target tetap sama yakni mempertahankan gelar Liga Champions dan berjaya di La Liga.
Madrid tentu tak ingin melihat lagi rivalnya, Barca atau Atletico, bertakhta setelah dalam dua musim terakhir seperti itu. Terakhi Madrid berpesta juara liga di Cilebes adalah tahun 2012 yang merupakan tahun kedua Jose Mourinho melatih itu.
Ancelotti sudah pasti akan ngotot mengejar trofi liga ini karena ia pun mau CV-nya tambah mentereng dengan gelar La Liga, setelah sebelumnya merengkuh titel juara Serie A, Premier League, dan Ligue 1.
Dengan tambahan pemain berkualitas seperti James Rodriguez, Toni Kroos, dan Keylor Navas serta skuat yang tak banyak berubah dibanding musim plus Gareth Bale yang disebut-sebut akan tampil lebih oke lagi, tentu Madrid punya peluang besar untuk menjadi juara.
Masalahnya adalah Ancelotti harus memutar otak untuk menemukan komposisi terbaik timnya pasca kedatangan James serta Kroos. Tak mudah tentunya melupakan begitu saja peran Luka Modric dan Xabi Alonso di lini tengah, serta mengorbankan Angel Di Maria demi James.
Ditambah juga performa Madrid tak begitu memuaskan di pramusim di mana tak satupun mereka mampu memenangi-nya termasuk gagal mempertahankan trofi International Champions Cup. Dengan catatan saat itu Madrid datang dengan skuat "seadanya".
Namun keberhasilan jadi juara Piala Super Eropa - plus juga laga Piala Super Spanyol kontra Atletico - setidaknya penting untuk modal Madrid menatap pekan perdana La Liga di Santiago Bernabeu, lawan Cordoba Senin (25/8) mendatang.
Hasil Pramusim Real Madrid 2014/2015
International Champions Cup
Real Madrid 1-1 Inter Milan (kalah adu penalti 2-3)
Real Madrid 0-1 AS Roma
Manchester United 3-1 Real Madrid
Real Madrid 1-2 Fiorentina
Real Madrid vs River Plate (Trofi Santiago Bernabeu - masih ditentukan tanggalnya).
Transfer Masuk (Total 120 juta euro)
Toni Kroos (Bayern Munich - 30 Juta euro)
James Rodriguez (AS Monaco - 80 juta euro)
Keylor Navas (Levante - 10 juta euro)
Transfer Keluar (Total 29 juta juta euro)
Nuri Sahin (Borussia Dortmund - 7 juta euro)
Jesus Fernandez (Levante - 0,5 juta euro)
Alvaro Morata (Juventus - 20 juta euro)
Denis Cherysev (Villarreal - pinjam)
Casemiro (FC Porto - pinjam dengan dana 1,5 juta euro)
Diego Lopez (AC Milan - bebas transfer)
(mrp/cas)











































