Pique Dibela Barcelona Usai Berkonfrontasi dengan Polisi

Pique Dibela Barcelona Usai Berkonfrontasi dengan Polisi

- Sepakbola
Jumat, 17 Okt 2014 03:08 WIB
Pique Dibela Barcelona Usai Berkonfrontasi dengan Polisi
Denis Doyle/Getty Images
Barcelona -

Gerard Pique menghardik beberapa polisi karena menilang kendarannya beberapa waktu lalu. Sudah minta maaf, Pique pun mendapat pembelaan dari klubnya, Barcelona.

Insiden itu terjadi setelah Pique kembali dari membela timnas Spanyol usai mengalahkan Luksemburg 4-0. Ketika itu, Pique ditemani adiknya, Marc, sedang berada di area Port Olimpic di mana Marc memarkir mobilnya di jalur khusus bus selama 15 menit.

Walhasil beberapa polisi yang bertugas mengeluarkan surat denda kepada Marc karena mobil mereka menghalangi taksi dan kendaraan lainnya. Itu yang memancing kemarahan bek Barcelona tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan La Vanguardia, Pique kemudian keluar dari mobilnya dan menghardik para petugas. "Kalian iri kepadaku karena aku terkenal. Kalian mendendaku karena ingin komisi karena kalian tidak punya uang dan kalian butuh komisi."

"Aku akan berbicara dengan bos-bos kalian dan kalian akan mendapat teguran. Kalian pikir kalian menguasai dunia karena kalian memakai seragam dan mendenda orang-orang."

"Ayah kalian yang akan membayar denda ini, bukan aku. Memalukan. Profesi itu membuatku muak dan Guardia Urbana (satuan kepolisian kota-red) sangat memalukan," hardik Pique.

Bahkan Pique diduga merebut tiket tilang dari tangan adiknya dan melemparnya kembali ke polisi sebelum keduanya masuk ke sebuah kasino Barcelona.

Bagaimanapun, Pique telah minta maaf lewat akun twitternya tapi mengklaim bahwa media sudah membesar-besarkan komentar dia terhadap para polisi tersebut. "Apa yang aku katakan sangat dilebih-lebihkan, tapi bagaimanapun aku memang bersalah dan itu tidak akan terjadi lagi."

Kubu Barca langsung menanggapi insiden ini. Ramai-ramai mereka membela bek tengah Spanyol itu.

"Semua orang bisa berbuat salah, tapi apa yang penting bagi saya adalah dia kemudian minta maaf," ujar wakil presiden klub Jordi Cardoner yang dilansir AS.

"Kami mesti move on karena ini sesuatu yang terjadi kepada banyak dari kami. Hal yang penting adalah dia sudah minta maaf," lugas dia.

"Klub tidak perlu berkata apa-apa. Akan bodoh jika Barca sampai menghukum Pique," kata Jordi Alba. "Lagipula, dia sudah minta maaf. Kita semua pernah berbuat salah."

(rin/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads