Tak salah jika Carlo Ancelotti masuk jajaran pelatih elite dunia. Statistik cemerlang dibukukan Ancelotti itu dengan memenangi 14 dari 19 final bersama tim-tim yang pernah diasuhnya.
Entrenador kebangsaan Italia itu baru saja memperbaiki CV-nya setelah berhasil mengantarkan Real Madrid menjuarai Piala Dunia Antarklub 2014 dengan kemenangan 2-0 atas San Lorenzo di Maroko akhir pekan lalu.
Dilansir AS, dari 19 final yang pernah dicapai Ancelotti hanya lima yang berujung dengan kekalahan, tiga di antaranya lewat adu penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semasa masih membesut Chelsea dari 2009 s.d 2011, Ancelotti tampil di tiga final. Carletto hanya sekali kalah yaitu di Community Shield 2010 saat Chelsea menyerah 1-3 dari Manchester United yang ketika itu masih dilatih Sir Alex Ferguson.
Bersama Milan, Ancelotti melaju di 10 final dan cuma tiga kali kalah yang semuanya terjadi dalam adu penalti.
Pada 2003, Rossoneri dikalahkan Juventus 3-5 (1-1) pada Piala Super Italia. Masih di tahun yang sama, Ancelotti gagal membawa timnya menjuarai Piala Interkontinental setelah ditekuk Boca Juniors 1-3 (1-1). Dua tahun kemudian, Milan menyerah di tangan Liverpool-nya Rafael Benitez 2-3 (3-3).
Sementara di Juventus, Ancelotti cuma maju ke satu final yaitu Piala Intertoto 1999 dengan mengalahkan klub Prancis, Rennes. Sedangkan di Paris St. Germain, Ancelotti memenangi Ligue 1 2012-13 tapi tidak tampil di final apapun.
(rin/din)











































