Enrique dan Messi kabarnya berselisih setelah Barca dikalahkan Real Sociedad di Anoeta, Minggu (4/1/2015) lalu. Pada laga tersebut, Messi, juga Neymar dan Dani Alves, secara mengejutkan tak dipasang sebagai starter dan baru masuk pada babak kedua.
Berselang sehari, Messi tak mengikuti latihan rutin Barca. Hal ini kabarnya membuat Enrique marah dan ingin menjatuhkan hukuman kepada penyerang asal Argentina itu. Namun, Barca belakangan menjelaskan bahwa Messi absen latihan karena sakit perut.
Enrique sudah buka suara soal rumor perselisihannya dengan Messi ini. Menurut dia, hubungannya dengan Messi masih sama seperti saat dia ditunjuk sebagai pelatih Blaugrana pada awal musim.
Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, menyebut rumor-rumor yang beredar belakangan ini, termasuk soal hubungan Enrique-Messi, bertujuan menggoyahkan stabilitas klubnya.
"Cerita-cerita ini dibuat untuk mencoba merusak Barcelona. Mereka menulis dengan tujuan menciptakan konflik padahal konflik itu tak ada," kata Bartomeu di BBC.
"Pada akhirnya pertanyaan-pertanyaan itu harus Anda tanyakan langsung ke Enrique dan Messi. Tapi, dari yang saya tahu mereka berhubungan baik dan ingin memenangi titel," katanya.
Bartomeu juga masih menganggap Enrique sebagai orang yang tepat untuk memimpin skuat Barca.
"Proyek kami ada di tangan Luis Enrique dan dia menandatangani kontrak dua tahun. Dia sedang membangun ulang tim dan bekerja dengan para pemain. Dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini, sosok yang ideal," tutur Bartomeu seperti dikutip Football Espana.
"Luis Enrique termotivasi, punya proyek yang sangat menarik ke depannya. Datang ke sini adalah salah satu targetnya dan dia ingin membuktikan bahwa dirinya adalah pelatih hebat," katanya.
(mfi/rin)











































