Simeone Senang dengan Performa Torres-Mandzukic

Simeone Senang dengan Performa Torres-Mandzukic

- Sepakbola
Senin, 19 Jan 2015 04:50 WIB
Simeone Senang dengan Performa Torres-Mandzukic
AFP/DANI POZO
Madrid -

Diego Simeone memuji penampilan duet Fernando Torres dan Mario Mandzukic. Pelatih Atletico Madrid itu juga bicara soal ketatnya persaingan La Liga.

Sejak datang ke Atletico dari AC Milan di bursa transfer musim dingin ini, Torres belum pernah diduetkan dengan Mandzukic. Kesempatan itu akhirnya hadir saat Atletico menjamu Granada, Minggu (18/1/2015),

Dalam pertandingan yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Atletico itu, Mandzukic mencetak satu gol lewat tendangan penalti. Sementara Torres tak bikin gol maupun mencatat assist. Duet keduanya berakhir di menit ke-58 setelah Simeone memutuskan untuk menarik keluar Torres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski hanya Mandzukic yang mencetak gol, Simeone tak terlalu mempermasalahkannya. Dia tetap senang dengan penampilan dua penyerangnya itu.

"Dalam hal bertahan, lawan kami sangat rapi dan kami makin baik seiring dengan berjalannya pertandingan. Kami berkembang sejak 25 menit laga berjalan," ujar Simeone seperti dikutip Soccerway.

"Mandzukic dan Torres adalah pemain dengan karakteristik berbeda dan saya senang dengan cara mereka semua bermain," imbuhnya.

Dengan kemenangan atas Granada, Atletico menutup paruh pertama musim dengan 41 poin hasil dari 13 kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kali kalah. Los Colchoneros tertinggal empat poin dari Real Madrid yang ada di puncak klasemen.

Meski punya posisi yang cukup bagus di klasemen, Simeone enggan berpuas diri. Paruh kedua musim dinilainya akan berjalan lebih berat untuk timnya.

"Menganalisis paruh pertama musim tidak akan adil karena ada banyak pertandingan tersisa sampai akhir. Kami bisa melihat pertarungan untuk posisi ketiga, keempat, kelima, dan keenam di klasemen, di mana Anda bisa melihat Villareal, Sevilla, atau Valencia. Jelas kami harus terus bekerja dengan kepercayaan diri," sahut Simeone.

"Jelas di paruh kedua musim akan lebih sulit daripada yang pertama karena tim butuh poin, mengincar target, mencapai Liga Champions, Liga Europa, atau menghindar dari degradasi," katanya menambahkan.

(nds/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads