Kaka masuk dalam gerbong besar pemain baru Madrid di musim panas 2009, bareng Cristiano Ronaldo, di mana pesepakbola Brasil itu diboyong dengan banderol 68,5 juta euro dari AC Milan.
Sayangnya, Kaka tidak bisa memperlihatkan performa terbaiknya bersama Madrid. Selama empat musim memperkuat Los Blancos, Kaka lebih banyak berkutat dengan cedera dan kerap jadi pilihan kedua. Kala dilepas gratis ke Milan pada 2013, Kaka punya 120 penampilan dengan 29 gol dan 32 assist.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Kaka sama sekali tidak menyesali kepindahannya ke Madrid karena justru di klub itu, dirinya lebih ditempa dengan kritik yang kerap datang kepadanya sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih tangguh.
"Tidak (saya tidak merasa diperlakukan buruk oleh Madrid), Anda akan selalu berada di bawah tekanan yang luar biasa dari media dan juga dari fans. Mereka mengejek pemain setiap saat dan bahkan untuk Cristiano Ronaldo, di mana Anda melihat dia selalu bermain baik, dia membuat banyak rekor. Sungguh tidak dipercaya jika dia dicemooh fans," ujar Kaka dalam wawancara dengan Marca.
"Fans juga selalu mencemooh Iker Casillas, Zidane, dan Ronaldo (Nazario) di masa lalu, itu bagian dari tradisi di klub itu dan sangat sulit diubah. Menjadi pemain Madrid membuatku lebih bermuka tebal," sambungnya.
(mrp/fem)











































