Madrid harus menerima hasil 0-0 ketika menghadapi Malaga di Santiago Bernabeu, Sabtu (26/9/2015). Los Blancos tak mampu mencetak gol kendati punya banyak peluang pada laga ini. Salah satu penyebabnya adalah ketangguhan Carlos Kameni di bawah mistar Malaga.
Situs statistik whoscored mencatat Madrid melepaskan total 31 tembakan sepanjang pertandingan. Dari jumlah tembakan tersebut, sembilan di antaranya mengarah ke gawang Malaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo saat ini sudah semakin dekat dengan status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Madrid. Sejak bergabung dengan Madrid pada 2009, dia sudah mencetak 322 gol. Dia butuh dua gol lagi untuk memecahkan rekor Raul Gonzalez, yang mengemas 323 gol untuk Los Merengues.
Meski sudah sangat dekat dengan rekor tersebut, Ronaldo disebut tak terobsesi dan lebih memikirkan bagaimana caranya memenangkan Madrid.
"Semua orang tahu dia (Ronaldo) seperti apa," ucap Marcelo seusai pertandingan.
"Dia tidak terobsesi memecahkan rekor-rekor, tapi lebih memikirkan membantu tim untuk meraih kemenangan," katanya.
Lebih lanjut lagi, Marcelo mengatakan bahwa Madrid sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengalahkan Malaga, tapi usaha mereka tak membuahkan hasil.
"Kami mencoba segalanya yang mungkin. Lewat sayap, lewat tengah, tapi bolanya tidak masuk ke gawang," ucapnya.
"Masih banyak pertandingan tersisa di La Liga dan kami tahu bahwa kami harus memberikan segalanya mulai sekarang sampai akhir musim. Kami akan terus berjuang untuk kembali ke puncak klasemen," ujar Marcelo.
Madrid turun ke posisi ketiga di klasemen sementara La Liga. Dengan koleksi 14 poin dari enam pertandingan, mereka terpaut dua poin dari Villarreal yang berada di urutan teratas.
(mfi/nds)











































