Gara-gara memainkan Denis Cheryshev, Real Madrid terancam didiskualifikasi dari Copa del Rey. Cheryshev sendiri mengaku tak tahu kalau dirinya mendapat larangan bermain.
Polemik soal Cheryshev lebih mencuri perhatian publik daripada kemenangan 3-1 Madrid atas Cadiz di leg pertama babak 32 besar Copa del Rey, Kamis (3/12/2015) dinihari WIB. Cheryshev menjadi starter pada laga tersebut dan bahkan mencetak gol pertama Madrid, padahal dia harusnya absen karena terkena akumulasi kartu kuning.
Cheryshev tercatat terkena tiga kartu kuning pada tiga laga Copa del Rey musim lalu saat dia masih dipinjamkan ke Villarreal. Tiga kartu kuning berarti otomatis hukuman larangan bermain selama satu laga dan Cheryshev belum menjalani hukuman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertemuan direksi telah memutuskan untuk mengajukan protes tentang pemain ilegal Cheryshev, dengan berat hati karena Madrid adalah kawan," ujar Presiden Cadiz, Manuel Vizcaino.
"Ini adalah keputusan yang berat karena konsekuensi yang mungkin mengikutinya. Madrid adalah klub terbesar dalam sejarah sepakbola dan ini bukan keputusan mudah," tutur Vizcaino.
Cheryshev, yang ditarik keluar di awal babak kedua pada laga melawan Cadiz, mengaku tak tahu kalau dirinya masih punya "utang" hukuman yang harus dijalani.
"Saya tak menerima pemberitahuan apapun dari Villarreal yang menginformasikan bahwa saya dilarang main di Copa del Rey," ujar Cheryshev di situs resmi Madrid.
(mfi/mrp)











































