Bintang sepakbola Wales tersebut diboyong Madrid dari Tottenham Hotspur dengan nilai 85 juta pound, yang sempat memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia pada 2013. Ketika itu, muncul kekhawatiran apakah Bale mampu memenuhi ekspektasi superbesar yang dialamatkan kepadanya.
Akan tetapi, kekhawatiran itu toh tidak terbukti. Di musim pertamanya, Bale membukukan 22 gol dan 16 assist untuk Madrid, termasuk sebuah gol krusial yang memenangkan Madrid di final Liga Champions 2013-14. El Real pun lantas mewujudkan 'La Decima' yang sudah begitu lama didambakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir kalau Anda mengingat kembali sebelum dia pergi ke Real Madrid dan bilang dia akan memenangi dua Liga Champions dalam tiga tahun, dia sudah membayar nilai transfer yang Madrid keluarkan untuk dia," ujar pelatih timnas Wales, Chris Coleman di Mirror.
"Semua itu tentang Liga Champions dengan Madrid, sungguh -- gelar Liga Champions adalah Cawan Suci bagi mereka, dan dia sudah melakukannya dua kali dalam tiga tahun."
Madrid kembali dijagokan untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Terlebih bagi Bale yang akan memiliki motivasi lebih besar mengingat partai final akan digelar di kota kelahirannya, Cardiff.
"Sekarang saya pikir kalau dia bisa maju ke final, mengingat akan digelar di Cardiff, dan memenanginya untuk ketiga kalinya maka hal itu akan sulit dipercaya," sambung Coleman.
"Untuk menjuarainya dua kali dalam tiga tahun sudah fantastis, tapi mestinya dia semakin termotivasi karena digelar di kampung halamannya sendiri, dan dia lahir dan dibesarkan sebagai bocah Cardiff. Dengan final digelar di sini, saya akan membayangkan dia akan menikmatinya."
(rin/krs)











































