Sudah tiga musim Suarez berseragam biru-merah setelah dibeli dari Liverpool. Ketajaman penyerang Uruguay itu makin menjadi-jadi setelah mencetak 93 gol dari 108 penampilan di seluruh kompetisi.
Itu artinya rata-rata Suarez hampir pasti mencetak satu gol di setiap pertandingan yang diikuti. Musim lalu jadi ajang pamer ketajaman Suarez ketika bikin 59 gol dari 53 penampilannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suarez benar-benar menghancurkan lini belakang Madrid lewat aksinya saat itu. Gol pertamanya dicetak lewat kaki kanan menyusul umpan dari Sergi Roberto.
Sementara gol kedua menunjukkan kualitas Suarez sebagai penyerang top. Mendapat bola di kotak penalti, Suarez menunggu dulu Keylor Navas menjatuhkan badan sebelum men-chip bola ke gawang.
Selain itu ada juga golnya ke gawang Atletico Madrid Februari di mana Barca menang 2-1 dan unggul tiga poin dalam perburuan gelar juara.
"Saya mencetak banyak gol indah selama karier saya, tapi jika harus memilih, saya memilih dua gol ke gawang Real Madrid di Bernabey dan satu di kandang melawan Atletico yang membuat kami unggul di puncak klasemen," ujar Suarez seperti dikutip Soccerway.
"Ketika saya memulai karier di Ajax, saya belum mengenal sepakbola Eropa dan saya beruntun bisa mencetak banyak gol," sambungnya.
"Mereka memberikan kesempatan saya bergabung dengan Liverpool. Saya bisa mencetak banyak gol tapi tidak bisa memenangi Premier League bersama Liverpool, yang mana itu adalah impian saya."
"Lalu di Barcelona, semuanya menjadi lebih mudah dengan para pemain ini di sekitar Anda," tutupnya.
(mrp/cas)











































