Liga Spanyol
Akhirnya, Barcelona Juara!
Minggu, 15 Mei 2005 04:58 WIB
Jakarta - Bacelona akhirnya resmi menjadi juara Liga Spanyol musim 2004/2005, setelah bermain imbang 1-1 dengan Levante. Inilah gelar juara liga ke-17 Barcelona.Hanya selang kurang dari dua jam setelah pertandingan Real Madrid yang juga imbang 2-2 dengan Sevilla, Barcelona langsung mengakhiri tanda-tanya di La Liga.Satu angka yang diperoleh Barca ini, menjadikan selisih dengan Real tetap enam poin. Meski masih ada dua pertandingan, namun posisi Barca tidak akan tergoyahkan karena menang head to head atas Real.Keberhasilan Barca di stadion Ciudad de Valencia ini tidak diraih dengan gampang. Bagaimana tidak, meski hanya butuh satu poin Barcelona sempat tertinggal lebih dahulu.Kejutan bagi Barca terjadi di menit 34 setelah Alberto Rivera menjebol gawang Victor Valdes. Operan kepala Edwin Congo di dalam kotak penalti langsung disambar Rivera dengan tendangan voli ke pojok kanan gawang.Ketinggalan satu gol tim asuhan Frank Rijkaart frustasi. Emosi Ronaldinho kemudian memuncak ketika merasa diganggu saat akan menendang bola di kotak penalti, dan kemudian membenturkan kepalanya ke pemain Levante. Akibat aksinya ini Ronaldinho diganjar kartu kuning.Tidak hanya Ronaldinho yang terlihat frustasi, tetapi Deco juga terpancing emosinya dengan melakukan tekel yang sangat berbahaya. Akibatnya gelandang Portugal ini juga diganjar kartu kuning.Memasuki masa injury time, Samuel Eto'o memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Umpan silang Presas Oliguer ke depan mulut gawang langsung disambarnya mendahului kiper Juan Mora. Namun bola sambarannya masih membentur mistar.Di babak kedua Levante kembali menekan Barca. Congo yang lepas dari kawalan pemain Barca menggiring bola sampai tinggal berhadapan dengan kiper Valdes. Namun penyelesaian Congo masih terbaca oleh Valdes.Namun tekanan Levante tidak berlangsung lama. Carles Puyol cs perlahan-lahan mampu menguasai barisan tengah dan berbalik menyerang. Akhirnya pada menit ke-59 gol penyama pun terjadi. Eto,o berhasil menyundul bola tendangan pojok, dan memantapkan posisinya sebagai top scorer dengan 24 gol.Setelah kedudukan imbang 1-1, Barcelona terkesan ingin bermain aman. Rafael Marques dan Puyol sengaja tidak mengumpan bola ke depan, dan lebih memilih saling oper-mengoper di belakang. Meski sesekali bola digiring ke tengah lapangan, namun hanya beberapa saat kemudian aksi Puyol-Marques kembali terjadi. Atraksi yang membosankan ini berlangsung hingga akhir pertandingan. Meski terkesan norak, namun inilah akhir penantian Barcelona selama enam tahun.Levante: Juan Mora, Jose Alexis, Inaki Descarga, Barbadilla Jesule, Pablo Pinillos, Diego Camacho, Fabio Celestini, Felix Ettien, Alberto Rivera, Edwin Congo, Mateu JofreBarcelona: Victor Valdes, Rafael Marquez, Presas Oleguer, Carles Puyol, Giovanni van Bronckhorst, Anderson Deco, Ludovic Giuly, Andres Iniesta (Thiago Motta 51), Hernandez Xavi, Samuel Eto'o, Gaucho Ronaldinho (lom/)











































