Hina Real, Eto'o Minta Maaf

Hina Real, Eto'o Minta Maaf

- Sepakbola
Selasa, 17 Mei 2005 01:42 WIB
Jakarta - Striker Barcelona Samuel Eto'o menyadari kesalahannya. Eto'o meminta maaf atas pernyataannya yang menghina mantan klubnya, Real Madrid saat merayakan sukses Barca. Pemain asal Kamerun ini mengatakan kata-kata penghinaan kepada Real saat Barca merayakan pesta di Nou Camp, Minggu (15/5/2005). Lewat mikrofon ia mengatakan (maaf) Madrid bangsat dan hidup sang juara. "Saya ingin meminta permohonan maaf atas apa yang telah saya katakan. Satu hal adalah apa yang Anda pikirkan dan lain ialah apa kata Anda," ungkap Eto'o seperti dilansir Yahoo Sport, Senin (16/5/2005) . "Saya meminta fans, klub dan setiap orang yang tersinggung untuk dapat menerima permintaan maaf saya. Saya tak pernah ingin menunjukan kurang rasa hormat kepada siapa saja," lanjut top skorer Primera Liga ini."Apa yang terjadi adalah luapan rasa kegembiraan itu saja. Saat bersama Real Madrid saya belum merasakan sejauh ini. Sebab itu saya minta maaf dan mudah-mudahan orang-orang dapat mengerti," harap Eto'o. Pernyataan Eto'o ini mengundang kritikan. "Ini adalah karakter pemain yang hebat, namun dia meninggalkan banyak keinginan sebagai manusia," kata Presiden Real Madrid fans Klub, Fermin Calero. "Dia sudah lupa Madrid yang lebih dulu membolehkannya melepas dirinya dari kelaparan dan dengan pernyataan sangat disayangkan satu-satunya hal yang dilakukan mengundang kekerasan," lanjut Calero. Eto'o mungkin dianggap kacang lupa kulitnya. Ia ditemukan oleh pemandu bakat Real ketika pemain berusia 15 tahun bemain bagi Kamerun di kejuaraan yunior di Pantai Gading dan digaet Real di tahun 1996. Sementara TV Spanyol membandingkan pernyataan Eto'o dengan Luis Figo saat Barca merayakan gelar di tahun 1999. Pemain asal Portugal ini menyatakan hal kurang lebih sama dengan Eto'o, setahun sebelum Figo gabung Real. (key/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads