Di Maria bermain di Madrid sedari 2010 hingga 2014 sebelum akhirnya pindah ke Manchester United dan kini bermain untuk Paris St-Germain. Selama memperkuat Madrid, Di Maria makin menegaskan statusnya sebagai pemain top.
Dia adalah penggawa andalan El Real dengan torehan 190 penampilan dan 36 gol selama berada di Madrid. Di Maria juga berperan besar mengantar Madrid juara La Liga, Piala Super Spanyol, Copa del Rey, dan juga Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selalu katakan yang sama (saya tidak masalah gabung ke Barca). Para pemain Real tentu akan menertawakan saya tapi saya adalah fans Central dan itulah mengapa saya tidak akan pernah bermain untuk Newell's," ujar Di Maria di Soccernet.
"Jadi, saya katakan kepada fans Central untuk terus berharap saya bisa main di sana - saya selalu ingin pensiun di sana," sambung Di Maria yang memperkuat Central pada 2005 hingga 2007.
"Tapi untuk klub lainnya, saya selalu katakan bahwa saya akan selalu tampil maksimal untuk tim yang saya perkuat."
Di Maria pun mengakui kalau dia memang sempat nyaris pindah ke Barca musim panas lalu ketika PSG mendatangkan Kylian Mbappe. Namun, Los Cules malah membeli Ousmane Dembele.
"Saya nyaris bergabung ke sana dan di saat bersamaan justru makin menjauh dari kata sepakat dengan Barca. Saya tidak pernah hilang harapan untuk itu. Saya tetap tenang tapi akhirnya tidak pernah terjadi."
"Tentunya banyak kejutan terjadi di hidup ini dan tidak ada yang pernah tahu seperti apa masa depan," pungkas Di Maria. (mrp/raw)











































