sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 13 Feb 2020 21:20 WIB

Real Madrid 'Rekrut' Manajer Sepakbola Termuda di Dunia

Yanu Arifin - detikSport
MADRID, SPAIN - FEBRUARY 13:  A general view of the outside of the  Estadio Santiago Bernabeu ahead of the UEFA Champions League Round of 16 first leg match between Real Madrid and Manchester United at Estadio Santiago Bernabeu on February 13, 2013 in Madrid, Spain.  (Photo by Mike Hewitt/Getty Images) Real Madrid mempekerjakan manajer termuda di dunia, Jordan Hadaway. (Foto: Mike Hewitt/Getty Images)
Madrid -

Real Madrid terbiasa merekrut pemain-pemain muda. Apa jadinya jika Los Blancos kini mendatangkan manajer termuda di dunia?

Jordan Hadaway merupakan pelatih tim amatir Caerwys FC, klub yang berlaga di kasta kelima sepakbola Wales. Ia baru berusia 18 tahun, sehingga dijuluki sebagai manajer termuda di dunia.

Hadaway, yang berasal Holywell itu, kini masih berstatus mahasiswa di Liverpool Hope University. Namun, statusnya sebagai manajer membuatnya dilirik Real Madrid, yang mempekerjakannya untuk menjalankan program coaching clinics.

Hadaway juga memegang Lisensi UEFA B, yang membuatnya bisa menjadi pelatih klub amatir usia muda dan asisten klub profesional.


"Saya direkomendasikan ke klub, yang menunggu saya menyelesaikan lisensi UEFA B, dan saya sekarang salah satu anggota staf Real Madrid," kata Hadaway.

"Ini adalah posisi yang sangat istimewa, bisa untuk bergaul dengan orang-orang seperti Raul, Alvaro Arbeloa, Roberto Carlos dan Santiago Solari, dan saya menyukainya," kata Hadaway.

Hadaway awalnya merupakan pelatih bersama di Caerwys FC, bersama Ethan Jones. Namun, rekannya sakit sehingga harus menepi sejenak dari pertandingan.

Dan Hadaway tak gentar mengambil alih pimpinan di ruang ganti. Ia mengaku pengetahuannya soal sepakbola membuatnya mendapat rasa hormat dari rekan-rekannya.

"Anda mendapatkan rasa hormat di sepak bola melalui pengetahuan, dan saya tahu saya memiliki pengetahuan bagi para pemain," katanya.

"Sejujurnya, saya bukan orang yang percaya diri di luar sepak bola, tetapi ketika masuk ke ruang ganti atau di tempat latihan, saya percaya diri dan tampil 100 persen. Saya pikir, sepanjang hari-hari bermain, saya selalu menjadi pemimpin di lapangan, membimbing dan mengatur tim."


"Kekuatan utama saya dalam pendapat adalah memotivasi orang dan menjaga mereka terus berjuang sampai akhir. Semakin berkembang dan belajar lebih banyak, saya bisa menjadi lebih percaya diri," jelasnya.

Meskipun memiliki lisensi UEFA B, tujuan Hadaway tetap menjadi guru sekolah dasar di Merseyside. Saat ini ia belajar jurusan olahraga & fisik, dikombinasikan dengan Kebutuhan Pendidikan Khusus.



Simak Video "Real Madrid Diimbangi Leganes 2-2"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com