Ronald Koeman Bisa Bawa Barca seperti Era Johan Cruyff

Kris Fathoni W - Sepakbola
Minggu, 23 Agu 2020 16:12 WIB
Ronald Koeman holds up a soccer shirt with his name on it during his official presentation as coach for FC Barcelona in Barcelona, Spain, Wednesday, Aug. 19, 2020. Barcelona officially announced earlier on Wednesday a deal with Koeman to become their coach five days after the teams humiliating 8-2 loss to Bayern Munich in the Champions League quarterfinals. Barcelona says the former defenders deal runs through June 2022. Koeman replaces the fired Quique Setien. (AP Photo/Joan Monfort)
Ronald Koeman Bisa Bawa Barca seperti Era Johan Cruyff. (Foto: Joan Monfort/AP)
Jakarta -

Bersama Ronald Koeman, Barcelona diyakini akan kembali ke era keemasan seperti yang terjadi di tahun 1990-an bersama Johan Cruyff. Toh Koeman adalah salah satu murid Cruyff.

Hal itu dikatakan oleh Agusti Benedito, salah satu sosok yang sedang ancang-ancang menantang Josep Maria Bartomeu dalam bursa pemilihan presiden Barcelona, dalam wawancaranya dengan media Spanyol Sport.

Bursa pemilihan presiden Barcelona sendiri bukanlah hal asing buat Benedito. Disebutkan, pada tahun 2010 ia menjadi sosok kejutan dengan meraih 8.044 suara untuk berada di posisi kedua pemilihan. Sedangkan di 2015 ada 3.400 suara yang ia raih.

Agusti Benedito sendiri menyebut penunjukan Ronald Koeman sebagai pelatih baru Barcelona sebagai sebuah langkah tepat. Ia bahkan mengklaim Koeman akan datang lebih cepat ke Camp Nou andaikata ia memenangi pemilihan lima tahun lalu.

"Jika saya menang pemilihan di tahun 2015, ia akan jadi pelatih kami. Saat itu saya sudah menemuinya di London ketika ia masih di Southampton dan teken pra-kesepakatan," ucap Benedito.

Ronald Koeman mulai diserahi tugas melatih Barcelona pada bulan Agustus untuk menggantikan Quique Setien, menyusul kegagalan klub Catalan itu meraih gelar juara musim ini. Setien sendiri sebenarnya baru ditunjuk Januari lalu untuk menggantikan Ernesto Valverde.

Agusti Benedito percaya bahwa di tangan Ronald Koeman, Barca akan bisa kembali berjaya seperti ketika ditangani oleh Johan Cruyff (1988-1996). Lewat polesan sepakbola atraktif Cruyff, saat itu Barca meraih empat titel La Liga, 3 Piala Super Spanyol, 1 Piala Champions, 1 Piala Super Eropa, 1 Copa del Rey, dan 1 Piala Winners.

Koeman saat itu menjadi salah satu pemain yang ditangani oleh Johan Cruyff di Barcelona. Pria asal Belanda yang kini berusia 57 tahun tersebut berseragam Barcelona pada periode 1989-1995.

"Jika saya menang dalam pemilihan kali ini, Koeman akan tetap jadi pelatih Barcelona. Ia merupakan seorang legenda klub dan pelatih berpengalaman yang punya kepribadian bagus," kata Benedito.

"Ia memiliki keuntungan sebagai seorang murid Cruyff dan bisa membuka era keemasan di Barcelona, seperti halnya yang dilakukan Johan pada 90-an," ucapnya memprediksi kiprah Barca bersama Ronald Koeman.

(krs/cas)