sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 05 Sep 2020 05:00 WIB

Drama 3 Pekan Messi: Dilumat Bayern, Ingin Hengkang, Bertahan di Barcelona

Yanu Arifin - detikSport
LISBON, PORTUGAL - AUGUST 14: Lionel Messi of FC Barcelona looks dejected following his teams defeat in the UEFA Champions League Quarter Final match between Barcelona and Bayern Munich at Estadio do Sport Lisboa e Benfica on August 14, 2020 in Lisbon, Portugal. (Photo by Rafael Marchante/Pool via Getty Images) Lionel Messi sempat mengancam ingin hengkang dari Barcelona, sebelum akhirnya bertahan. (Foto: Getty Images/Pool)
Barcelona -

Dalam tiga pekan, Lionel Messi menjadi sorotan. Usai dibantai Bayern Munich, ia sempat mengancam ingin hengkang, sebelum akhirnya bertahan di Barcelona.

Messi menjadi sorotan dalam kurun 10 hari terakhir. Sebab, pemilik 6 Ballon d'Or itu mengancam ingin hengkang dari Barcelona, klub yang dibelanya selama 20 tahun.

Situasi Messi sendiri cukup sulit dalam tiga pekan terakhir. Pertama, kekalahan 2-8 dari Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions, Sabtu (15/8), membuat Messi menelan kekalahan tertelak sepanjang kariernya bersama Barcelona.

Tak lama berselang, muncul kabar Messi ingin hengkang. Persoalan terjadi kemudian, sebab Barcelona menolak melepasnya.

Messi sendiri bersikukuh ingin hengkang, dengan menggunakan klausul istimewanya--yakni bisa hengkang dengan gratis di akhir musim. Sementara klub tetap menjaganya, dengan klausul pelepasan senilai 700 juta euro.

Saga transfer pun terjadi, sampai ayah Messi, Jorge, terbang ke Barcelona guna membahas nasib anaknya. Namun klub tetap bersikukuh menjaganya, dengan patokan klausul 700 juta euro.

Sampai akhirnya, Messi memutuskan bertahan di Barcelona pada Jumat (4/9/2020) waktu setempat. Pemain Argentina itu memilih menunda keinginannya hengkang, agar tidak tersandung masalah hukum dengan klub yang dinilai amat dicintainya itu.

Kepada Goal, Messi menjelaskan semuanya masalah dan keinginannya selama ini. Pemain 33 tahun itu rupanya menunggu waktu yang tepat untuk berbicara, terhitung sejak situasi menyulitkan usai dibantai Bayern Munich.

"Setelah kekalahan di Lisbon itu sangat sulit. Kami tahu mereka [Bayern] adalah lawan yang sangat sulit, tetapi kami tidak tahu kami akan berakhir seperti itu," kata Messi, dalam wawancaranya bersama Goal.

"Itu memberikan citra yang buruk untuk klub dan Barcelona. Kami memberikan citra yang sangat buruk. Itu sesuatu yang salah, saya tidak merasa seperti apa pun. Saya cuma ingin waktu berlalu dan kemudian keluar untuk mengklarifikasi segalanya," kata Messi.

Kini, Messi dipastikan bertahan bersama Barcelona pada musim 2020/2021. Untuk setahun lagi, megabintang sepakbola itu akan mengenakan seragam biru merah di Camp Nou.

(yna/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com