sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 16 Sep 2020 20:15 WIB

Bisa Sehebat Sekarang, Sergio Ramos Belajar dari 3 'Suhu' Ini

Afif Farhan - detikSport
MADRID, SPAIN - JULY 02: Sergio Ramos of Real Madrid celebrates his teams first goal during the Liga match between Real Madrid CF and Getafe CF at Estadio Alfredo Di Stefano on July 02, 2020 in Madrid, Spain. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Angel Martinez/Getty Images) Bisa Sehebat Sekarang, Sergio Ramos Belajar dari 3 'Suhu' Ini (Getty Images/Angel Martinez)
Madrid -

Sergio Ramos merupakan salah satu bek tengah terbaik dunia. Dia bisa sehebat sekarang ini, karena berguru pada tiga pemain Real Madrid ini.

Sergio Ramos memperkuat Real Madrid dari tahun 2005, setelah diboyong dari Sevilla. Awalnya berperan sebagai bek kanan, tapi pelan-pelan bergeser menjadi bek tengah.

Kariernya selama membela Real Madrid pun cukup mentereng. Dia bermain sebanyak 650 kali di seluruh kompetisi dengan catatan 95 gol. Ya, 95 gol untuk seorang pemain bek tengah

MADRID, SPAIN - JULY 16: Real Madrid head coach Zinedine Zidane and captain Sergio Ramos pose with the La Liga trophy after Madrid secure the La Liga title during the Liga match between Real Madrid CF and Villarreal CF at Estadio Alfredo Di Stefano on July 16, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)Sergio Ramos punya banyak gelar di Real Madrid (Getty Images/Denis Doyle)

Soal trofi, raihan Sergio Ramos bersama Real Madrid pun sudah sangat banyak. Sang kapten sudah meraih 22 trofi termasuk lima kali juara Laliga dan empat kali trofi Liga Champions.

Dilansir dari Sport Bible, Sergio Ramos berujar dirinya bisa sehebat sekarang ini karena belajar dari tiga seniornya di Real Madrid. Mereka adalah Iker Casillas, Raul Gonzalez, dan Fabio Cannavaro.

"Ketika saya datang ke Madrid, saya belajar dari Iker Casillas dan Raul Gonzalez. Mereka adalah contoh di dalam dan di luar lapangan," katanya.

LA ROCHELLE, FRANCE - JUNE 26:  Iker Casillas (L) and Sergio Ramos of Spain share a joke during a training session ahead of their UEFA Euro 2016 round of 16 match against Italy at Complexe Sportif Marcel Gaillard on June 26, 2016 in La Rochelle, France.  (Photo by David Ramos/Getty Images)Sergio Ramos belajar banyak dari Iker Casillas baik di Real Madrid dan di Timnas Spanyol (David Ramos / Getty Images)

Dari Iker Casillas dan Raul Gonzalez juga, Sergio Ramos belajar menjadi kapten tim. Bahkan kata Ramos, kedua seniornya itu juga sering membantu dirinya.

"Mereka mengajarkan bagaimana untuk menjadi pemimpin di Real Madrid," lanjutnya.

Sedangkan dari Fabio Cannavaro, Sergio Ramos mengaku belajar banyak untuk menjadi seorang bek tengah yang tangguh. Tak ayal, Cannavaro merupakan salah satu bek tengah terbaik yang pernah dimiliki Timnas Italia.

"Saya belajar banyak darinya dan mencoba untuk bermain seperti dirinya. Saya berusaha keras setiap hari," ungkap Ramos.

Sergio Ramos masih terikat kontrak di Real Madrid sampai tahun 2021. Umurnya memang sudah 34 tahun, tapi bisa saja dia lebih lama lagi berseragam Los Blancos.

(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com