sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 23 Okt 2020 13:25 WIB

El Clasico Setelah Barca dan Madrid Kompak Kalah di LaLiga

Kris Fathoni W - detikSport
MADRID, SPAIN - DECEMBER 21:  Football scarves displaying the emblems of FC Barcelona and Real Madrid are sold on a stall on December 22, 2013 in Madrid, Spain. The European Union has opened a probe into whether Real Madrid, FC Barcelona and 5 other Spanish clubs have recieved unfair preferential treatment in the past from the government and public administrations.  (Photo by Denis Doyle/Getty Images) El Clasico Setelah Barca dan Madrid Kompak Kalah di LaLiga. (Foto: Denis Doyle/Getty Images)
FOKUS BERITA Waktunya El Clasico!
Jakarta -

Barcelona Vs Real Madrid, El Clasico, akhir pekan ini menghadapkan dua rival abadi yang sama-sama berusaha bangkit dari hasil tak ideal setelah kalah di laga LaLiga sebelumnya.

Akhir pekan lalu, Barcelona tunduk 0-1 di markas Getafe. Hasil itu membuat Blaugrana sudah tanpa kemenangan di dua laga beruntun LaLiga, akibat sebelum itu bermain seri 1-1 ketika menjamu Sevilla.

Di jornada yang sama, Real Madrid kompak menelan kekalahan. Main di kandang sendiri, El Real menyerah 0-1 ketika menjamu Cadiz. Tak cuma kalah, Madrid juga kehilangan Sergio Ramos yang cedera dan diganti saat half time.

Memang, hasil berbeda kemudian dituai di Liga Champions pada tengah pekan; Barca menang telak 5-1 saat menjamu Ferencvaros sedangkan Real Madrid kalah 2-3 saat menjamu Shakhtar Donetsk.

Boleh jadi ada anggapan bahwa kondisi Barcelona sedikit lebih baik karena sudah bisa bangkit dari kekalahan dengan kemenangan di Liga Champions ketimbang Real Madrid yang kini menelan dua kekalahan beruntun. Tapi faktanya adalah El Clasico antara Barcelona Vs Real Madrid di Camp Nou pada hari Sabtu (24/10/2020) malam WIB hadir saat keduanya kompak habis kalah di partai LaLiga.

"Kedua tim sama-sama habis kalah, tapi itu tak menjadi cerminan apakah ini akan jadi laga yang menarik atau tidak," komentar Vicente del Bosque, mantan pelatih timnas Spanyol yang juga pernah menangani Real Madrid, seperti dilansir Marca.

"Sulit mengetahui persis siapa yang kondisinya lebih baik tapi kita harus berharap bahwa laga itu akan menjadi cerminan dari persepakbolaan Spanyol," katanya dalam sesi konperensi pers sebuah laga amal yang melibatkan mantan pemain Barca dan Madrid.

Ruben de la Red, mantan pemain timnas Spanyol yang dalam kariernya pernah membela El Real, lantas menegaskan betapa kesiapan mental jadi hal penting buat El Clasico. Bahkan melebihi kesiapan fisik.

"Tim yang paling siap, khususnya secara mental, akan memiliki peluang terbaik. El Clasico biasanya amat sengit dan acapkali ditentukan oleh detail-detail terkecil," tuturnya mengenai duel Barcelona Vs Real Madrid di akhir pekan.

(krs/aff)
FOKUS BERITA Waktunya El Clasico!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com