Sebalnya Zidane Melihat Real Madrid Gagal Kalahkan Elche

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 31 Des 2020 08:40 WIB
MADRID, SPAIN - DECEMBER 23: Zinedine Zidane, Head Coach of Real Madrid looks on during the La Liga Santander match between Real Madrid and Granada CF at Estadio Alfredo Di Stefano on December 23, 2020 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Zidane kecewa dengan hasil imbang yang diraih Madrid di markas Elche. Foto: Getty Images/Denis Doyle
Elche -

Real Madrid hanya pulang membawa satu poin saat bertandang ke markas Elche dalam lanjutan Liga Spanyol. Pelatih El Real, Zinedine Zidane, tak puas dengan hasil yang dipetik anak-anak asuhnya.

Bermain di Estadio Martinez Valero, Kamis (31/12/2020) dini hari WIB, gol Luka Modric di menit ke-20 berhasil dibalas tuan rumah lewat penalti Fidel Chaves di babak kedua. Skor 1-1 jelas mengecewakan bagi Madrid, mengingat mereka punya banyak peluang.

Sebanyak 14 tembakan dilepaskan Madrid, enam di antaranya mengarah ke gawang Elche. Dani Carvajal, Toni Kroos, Lucas Vazquez, Sergio Ramos, Marcelo, hingga Marco Asensio bergantian mengancam gawang Edgar Badia, namun semuanya tak berujung gol.

[Gambas:Opta]

Hasil ini membuat Madrid gagal menempel ketat Atletico Madrid di puncak klasemen sementara LaLiga. Los Blancos kini tertinggal dua poin dari rival sekotanya itu. Tak heran jika Zidane kecewa.

"Perasaan saya tidak bagus, karena kami punya sejumlah peluang namun gagal membunuh lawan lebih cepat. Saat mereka menyamakan kedudukan, mereka menumpuk pemain di belakang dan itu semakin menyulitkan," kata Zidane seusai laga, dikutip Marca.

"Kuncinya adalah gol kedua, tapi kami tak mampu mencetaknya. Lalu mereka bermain bertahan dan kami tak bisa membongkarnya, meskipun kami punya beberapa kesempatan."

Zidane dikritik karena telat melakukan pergantian pemain. Eden Hazard baru turun di menit ke-77, lalu Federico Valverde masuk setelahnya. Vinicius Junior baru masuk di menit ke-86, dan waktu yang ada tak cukup untuk ketiganya memberikan dampak positif di lapangan.

"Terkait pergantian pemain, kamu harus tahu betul apa yang kamu inginkan di lapangan. Kami tak tampil buruk, makanya saya menunggu pergantian hingga menjelang berakhirnya laga," kata Zidane membela keputusannya.

ELCHE, SPAIN - DECEMBER 30: The players of Real Madrid protest to Referee Jorge Figueroa Vazquez after he awards a penalty to Elche CF during the La Liga Santander match between Elche CF and Real Madrid at Estadio Martinez Valero on December 30, 2020 in Elche, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)Para pemain Madrid sempat memprotes keputusan wasit memberi penalti pada Elche. Foto: Getty Images/Eric Alonso

Meski sudah mengumpulkan 33 poin, Madrid tak boleh lagi kehilangan poin di pertandingan selanjutnya, sebab Atletico yang sudah memiliki 35 poin masih punya tabungan dua laga, sehingga gap poin masih bisa melebar lebih jauh. Namun Zidane tetap kalem, dan yakin Atletico akan kehilangan poin cepat atau lambat.

"Musim masih panjang. Masih banyak pertandingan menanti dan semua tim akan kehilangan poin. Yang penting, kami tetap melakukan pekerjaan kami dan terus berjuang," jelas entrenador asal Prancis itu.

(adp/mrp)