Xavi Belum Siap Tangani Barcelona, Mendingan Pertahankan Koeman

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 02 Feb 2021 12:45 WIB
Al Sadds Spanish coach Xavi Hernandez watches the second leg of the AFC Champions League semi-finals football match between Qatars Al Sadd and Saudi Al Hilal in Riyadh on October 22, 2019. (Photo by Fayez Nureldine / AFP)
Calon Presiden Barcelona Joan Laporta tidak berencana memulangkan Xavi Hernandez dalam waktu dekat. (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)
Barcelona -

Calon kuat presiden baru Barcelona Joan Laporta menilai Xavi Hernandez belum siap melatih Lionel Messi cs. Menurut dia, Ronald Koeman sebaiknya dipertahankan.

Laporta pernah menjabat sebagai Presiden Barca di antara 2003-2010. Xavi memainkan peran penting dalam kesuksesan Barcelona di era Laporta dengan memenangkan sembilan gelar juara, termasuk tiga titel LaLiga, satu Copa del Rey, dua Liga Champions.

Setelah meninggalkan Barcelona pada 2015, Xavi berkarier di Qatar bersama Al Sadd sebelum menjadi pelatih di sana. Mantan gelandang top Spanyol itu disebut-sebut akan diboyong lagi ke Camp Nou demi mengembalikan filosofi permainan Barca, yang sudah memudar.

Pemilihan Presiden Barcelona akan dihelat pada 7 Maret mendatang. Seandainya Laporta terpilih, Xavi belum akan pulang ke Catalonia. Laporta lebih mempercayai Koeman yang lebih berpengalaman, terlebih karena situasi Barcelona yang kurang ideal.

"Hubungan saya dengan Xavi masih sangat baik kok. Kami kerap berbincang melalui sambungan telepon," kata Laporta dikutip SPORT. "Lagi pula dia sepertinya bagian dari kampanye calon lain (Victor Font-red), karena sejauh ini anggapan itu tidak disangkal."

"Menurut saya, saya pikir dalam jangka waktu pendek, menengah, atau jangka panjang dia bisa menjadi pelatih Barca, karena dia menginginkannya. [Tapi] dia butuh sedikit persiapan lagi. Klub membutuhkan pengalaman. Sama dengan saat kami merekrut Rijkaard, yang meletakkan dasar, dan Guardiola, yang membawa keunggulan."

"Pertama-tama, kami harus menghormati Koeman, yang masih terikat kontrak. Dia itu seorang legenda Barcelona dan layak mendapatkan seluruh hormat dari kita semua, sekalipun kemenangan dan performa memengaruhi. Situasi klub sekarang membutuhkan pengalaman," lugas Laporta yang lebih memilih Koeman ketimbang Xavi.

Lihat juga: Xavi Sampai Neymar Bisa Buat Messi Tetap Bertahan di Barca

[Gambas:Video 20detik]



(rin/krs)