Messi di Persimpangan Karier, Mascherano Tak Berani Ikut Campur

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 25 Feb 2021 19:30 WIB
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 24: Lionel Messi of FC Barcelona passes the ball whilst under pressure from Pere Milla of Elche CF during the La Liga Santader match between FC Barcelona and Elche CF at Camp Nou on February 24, 2021 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)
Lionel Messi habis masa kontrak dengan Barcelona pada Juni mendatang. (Foto: Getty Images/Alex Caparros)
Jakarta -

Lionel Messi di persimpangan kariernya setelah 16 tahun lebih berkarier profesional di Barcelona. Salah satu kawan baiknya, Javier Mascherano, ditanya soal ini.

Sejak debut bersama Barcelona pada Oktober 2004, Messi kini di ambang pintu keluar. Bintang asal Argentina itu akan habis masa kontraknya pada Juni mendatang.

Lionel Messi sebenarnya sudah ingin pergi sejak musim panas lalu. Tapi ia mengurungkan niat karena enggan berhadapan dengan klub yang mendidik dan membesarkannya tersebut di pengadilan.

Sejauh ini dua klub top dikaitkan dengan Messi, yakni Paris Saint-Germain dan Manchester City. Dua klub ini yang dianggap punya kemampuan finansial untuk merekrut pemain 33 tahun tersebut.

Javier Mascherano, yang dekat dengan Messi karena memperkuat Barca pada 2010-2018 dan sempat setim di timnas Argentina, ditanya seberapa jauh ia tahu soal ini. Apakah Mascherano juga ikut memberikan masukan-masukan?

"Saya tidak akan pernah berani memberikan saran ke Leo. Itu adalah keputusan-keputusan personal yang harus dia ambil bersama keluarganya. Sebagai teman, saya akan mendukung keputusan yang dia buat," sahutnya dikutip Sport.

Namun Mascherano, yang kini menjabat sebagai duta LaLiga, melihat Lionel Messi tak mengalami perubahan berarti meski masa depannya dispekulasikan.

"Dia tampak baik-baik saja, terlepas dari fakta bahwa Barcelona tidak menjalani momen terbaik. Bahasa tubuh dan performanya belum berubah, masih sama sebagaimana 15 musim yang sudah berjalan," tandas mantan pemain Liverpool ini.

(raw/krs)