Capres Barcelona Ini Klaim Sudah Amankan 2 Pemain Baru

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 27 Feb 2021 02:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - APRIL 04:  The Barcelona logo is seen on a flag waving above the stadium prior to the UEFA Champions League Quarter Final Leg One match between FC Barcelona and AS Roma at Camp Nou on April 4, 2018 in Barcelona, Spain.  (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Ilustrasi logo Barcelona. Salah satu capres Barcelona mengklaim sudah mengamankan dua pemain baru. (Foto: Getty Images/Mike Hewitt)
Barcelona -

Bahan kampanye calon presiden Barcelona di antaranya bakal menggaet pemain top. Salah satu capres, Toni Freixa, mengklaim sudah mengamankan 2 pemain baru.

Pemilihan presiden baru Barcelon akan digelar pada 7 Maret mendatang. Pemilihan harusnya sudah digelar sejak 24 Januari 2021, namun diundur karena meningkatnya kasus COVID-19 di Spanyol.

Pada 7 Maret mendatang, tiga nama akan bersaing. Mereka adalah Joan Laporta, Victor Font, dan Toni Freixa.

Nama terakhir, seperti dilansir Daily Mail, sudah mulai 'jualan' kinerjanya. Freixa mengklaim sudah mengamankan dua pemain top untuk didatangkan ke Camp Nou.

"Ada kesepakatan dengan dua pemain berbeda, di lini serang dan pertahanan," kata Freixa kepada El Larguero.

"Setiap pemain yang ingin memenangkan Ballon d'Or tahu, bahwa mereka hanya akan memenangkannya jika mengenakan seragam Barcelona," katanya.

Di skuad Barcelona, posisi bek dan penyerang memang jadi perhatian saat ini. Pada musim panas lalu, Blaugrana bahkan berniat mencari pemain untuk memperkuatnya.

Barcelona sempat ingin merekrut Memphis Depay dari Lyon untuk posisi depan, dan memulangkan Eric Garcia dari Manchester City untuk posisi bek. Namun, keduanya gagal direkrut, salah satunya karena masalah keuangan.

Kembali ke Toni Freixa, orang lama di Barcelona itu cukup optimistis bisa menang dalam pemilihan nanti. Ia menilai proposalnya diterima dengan baik.

"Respons pada proposal kami sangat bagus. Kami melakukannya dengan baik," ungkapnya.

Freixa merupakan orang lama di Barcelona. Ia pernah menjadi bawahan Joan Laporta pada 2003-2005, namun kemudian mundur karena tidak akur. Kemudian, ia dibawa kembali ke klub oleh Sandro Rossell, sebagai juru bicara dewan direksi klub.

Pada 2015, ia sempat maju menjadi calon presiden Barcelona. Ia bersaing dengan Josep Maria Bartomeu, Laporta, dan Agusti Benedito. Namun, ia kalah dalam pemungutan suara, di mana meraih hasil paling jeblok. Kini, di 2021, Toni Freixa memutuskan maju lagi menjadi calon presiden klub.

(yna/ran)