Barcelona Tim Medioker, Terlalu Bergantung pada Messi

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Sabtu, 27 Feb 2021 13:01 WIB
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 16: Lionel Messi of FC Barcelona reacts after conceding his side concedes their first goal during the UEFA Champions League Round of 16 match between FC Barcelona and Paris Saint-Germain at Camp Nou on February 16, 2021 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Barcelona disebut tim medioker, yang terlalu bergantung kepada Lionel Messi. Foto: (Getty Images/David Ramos)
Buenos Aires -

Barcelona 'disengat'. Pelatih kawakan Argentina Carlos Bianchi menyebut bahwa Barcelona hanya tim medioker dan terlalu bergantung pada performa Lionel Messi.

Pada beberapa tahun terakhir, Los Cules tidak bisa dipungkiri tidak lagi setangguh dulu. Di musim ini, Barca tercecer dalam persaingan gelar juara LaLiga. Pasukan Ronald Koeman itu bertengger di posisi ketiga dengan 50 poin, tertinggal lima angka dari pimpinan klasemen Atletico Madrid yang masih memiliki satu pertandingan sisa.

Kiprah Barcelona di Eropa pun terancam tamat lebih awal usai dipermalukan Paris St. Germain 1-4 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Itu artinya, Barcelona mesti bisa memetik kemenangan paling tidak 4-0 di leg kedua yang digelar di Parc des Princes untuk bisa lolos ke perempatfinal.


Satu-satunya gol balasan Barca ke gawang PSG dibuat oleh Lionel Messi dari titik penalti. Megabintang sepakbola Argentina itu nyaris selalu menjadi penentu bagi Barcelona dan kini sudah membuat 23 gol dan delapan assist dalam 31 penampilannya. Bianchi mengatakan, pertahanan adalah titik lemah Barca.

"Barcelona itu tim medioker," ungkap Bianchi kepada Le Parisien, yang diwartakan Marca. "Anda bisa melihatnya di LaLiga, di mana mereka menempati posisi ketiga, juga berjarak lima poin dari Atletico Madrid, yang baru saja kalah dari Chelsea di Liga Champions."


"Hasil [melawan PSG] tidak mengejutkan saya. PSG memang menjalani pertandingan dengan baik, ya, tapi Barcelona terlalu bergantung pada apa yang dilakukan Messi."

"Pertahanannya. Mbappe melawan [Sergino] Dest, yang jarang bermain di skala internasional. Kemudian [Clement] Lenglet itu apa bek tengah bagus? [Gerard] Pique tidak bermain selama tiga bulan... Kalau Barcelona memainkan tim yang sama di leg kedua, PSG akan mencetak lima atau enam gol," ceplos Bianchi.

Musim 2020/21 berjalan lebih sulit bagi Barcelona. Pasalnya, Barcelona juga berpeluang angkat koper di Copa del Rey menyusul kekalahan 0-2 di markas Sevilla pada pertandingan semifinal leg pertama. Lionel Messi cs wajib menang paling tidak 3-0 di leg kedua untuk maju ke partai puncak.



Simak Video "Barcelona Susah Payah Taklukkan Levante "
[Gambas:Video 20detik]
(rin/nds)