Duh, Keylor Navas Kurang Kasih Sayang Semasa di Real Madrid

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 03 Mar 2021 21:15 WIB
Soccer Football - Copa del Rey - Round of 16 - Second Leg - Leganes v Real Madrid - Butarque Municipal Stadium, Leganes, Spain - January 16, 2019  Real Madrids Keylor Navas during the match       REUTERS/Javier Barbancho
Keylor Navas ketika masih berseragam Real Madrid. (Foto: Javier Barbancho/Reuters)
Paris -

Keylor Navas pernah begitu sukses di Real Madrid. Namun, kiper Kosta Rika itu mengaku tidak mendapat dukungan sepenuhnya.

Navas terbilang sukses di Madrid. Didatangkan dari Levante pada musim 2014/2015, ia mengantar tim meraih banyak trofi bergengsi.

Ia membantu Real Madrid meraih trofi LaLiga sekali, trofi Piala Super Spanyol sekali, trofi Liga Champions tiga kali beruntun, tiga kali Piala Super Eropa, dan empat kali Piala Dunia Antarklub.

Kiper yang kini berusia 34 tahun itu juga punya catatan 52 clean sheet dan kebobolan 152 kali. Pada 2018/2019, ia tersingkir karena kedatangan Thibaut Courtois.

Navas sendiri kini bermain di Paris Saint-Germain, dan sudah membantu Les Parisiens meraih empat trofi sejak kedatangannya. Musim lalu, sang kiper bahkan bisa membawa raksasa Ligue 1 itu menjejak final Liga Champions pertamanya.

Navas pun membandingkan situasi di PSG dan Madrid. Menurutnya, ia merasakan kasih sayang lebih banyak di PSG ketimbang di Spanyol.

"Ya, saya merasakan kasih sayang dari semuanya di Paris. Di Spanyol, saya merasa sebagian klub tidak sepenuhnya percaya pada saya," kata Keylor Navas soal kisahnya di Real Madrid, kepada majalah resmi PSG, yang dilansir Marca.

"Saya akan selalu berterima kasih kepada para pendukung Real Madrid atas dukungannya, yang mereka tunjukkan kepada saya dan masih saya terima sampai saat ini, meski saya sudah berganti tim."

"Dan rekan setim saya di Real Madrid juga selalu percaya pada saya. Di sini, di PSG, segalanya sedikit berbeda. Semua orang percaya pada saya dan saya mencoba membalas kepercayaan mereka pada saya di setiap pertandingan," kata Keylor Navas. soal perbedaan Paris Saint-Germain dengan Real Madrid.

(yna/krs)