Sapu Bersih El Clasico, Pertanda Madrid Juara Liga?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 11 Apr 2021 08:20 WIB
Real Madrids Karim Benzema, center, celebrates with teammates Casemiro, second left, Lucas Vazquez, left, and Toni Kroos after scoring the opening goal during the Spanish La Liga soccer match between Real Madrid and FC Barcelona at the Alfredo di Stefano stadium in Madrid, Spain, Saturday, April 10, 2021. (AP Photo/Manu Fernandez)
Real Madrid sapu bersih El Clasico, pertanda juara LaLiga? (AP/Manu Fernandez)
Madrid -

Real Madrid dua kali mengalahkan Barcelona musim ini. Jika dirunut sejarahnya, Los Blancos kemungkinan besar bisa bertakhta lagi di LaLiga.

Madrid menjamu Barcelona di Alfredo Di Stefano Stadium, Minggu (11/4/2021) dinihari WIB. Tiga poin jadi incaran kedua tim demi mengudeta Atletico Madrid dari puncak.

Barcelona diunggulkan karena lagi on fire berkat 19 pertandingan tanpa terkalahkan. Tapi, Madrid demikian karena mereka sudah memenangi empat pertandingan terakhirnya.

Begitu kickoff, Madrid bermain lebih agresif sedari menit pertama dan sudah unggul 2-0 sebelum setengah jam, lewat gol-gol Karim Benzema dan Toni Kroos.

Barcelona cuma bisa memperkecil skor pada menit ke-60 lewat Oscar Mingueza. Kemenangan ini melambungkan Madrid ke puncak klasemen dengan 66 poin dari 30 laga, unggul head-to-head dari Atletico Madrid yang baru bermain nanti malam.

Dikutip ESPN, Madrid sudah lama tidak mengalahkan Barcelona kandang dan tandang selama semusim liga. Terakhir Madrid melakukannya pada musim 2007/2008.

Saat itu Madrid menang 1-0 di Camp Nou dan 4-1 di Santiago Bernabeu. Sementara musim ini, Madrid lebih dulu menang 3-1 di markas Barcelona.

Uniknya di musim 2007/2008, Madrid berhasil menjuara liga untuk dua musim beruntun. Nah, dengan statusnya sebagai juara bertahan, bisakah Madrid melakukannya lagi musim ini?

Untuk memperkuat fakta tersebut. Misterchip mengeluarkan data bahwa Real Madrid sering jadi juara ketika mereka menyapu bersih El Clasico selama semusim di liga.



Dari 10 kesempatan, sembilan di antaranya berujung gelar juara Liga Spanyol. Hanya satu yang gagal di musim 1983/1984 saat Athletic Bilbao berjaya.

(mrp/rin)