Statistik Ini Tunjukkan Madrid Mungkin Tak Butuh Lagi Sergio Ramos

Adhi Prasetya - Sepakbola
Jumat, 16 Apr 2021 08:50 WIB
MADRID, SPAIN - NOVEMBER 03: Sergio Ramos of Real Madrid CF reacts during his warming up before the UEFA Champions League Group B stage match between Real Madrid and FC Internazionale at Estadio Santiago Bernabeu on November 03, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Ramos tak kunjung memperpanjang kontraknya dengan Madrid. Foto: Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno
Jakarta -

Perpanjangan kontrak Sergio Ramos mungkin bukan lagi prioritas utama bagi Real Madrid. Pasalnya, para penggantinya mulai tampil bagus selama bek 35 tahun itu absen.

Ramos baru tampil 20 kali di seluruh ajang musim ini. Cedera dan COVID-19 membuat dirinya tak tampil sebanyak musim-musim sebelumnya.

Selama kapten El Real itu absen, Raphael Varane sering ditemani Nacho Fernandez. Eder Militao juga diturunkan saat Varane harus absen. Meski secara hasil Madrid masih lebih baik saat Ramos tampil, namun selisih perbandingannya hanya sedikit.

Meski musim ini Madrid kalah 5 kali tanpa Ramos, tapi khusus di Liga Spanyol, Madrid hanya kalah dua kali, dan jumlahnya sama seperti saat Ramos bermain. Karim Benzema dkk bahkan bisa mengalahkan Barcelona dan Sevilla, serta imbang melawan Atletico Madrid tanpa pemain nomor 4 itu.

Skuad asuhan Zinedine Zidane kini nangkring di posisi kedua klasemen, hanya selisih satu angka dari Atletico. Konsistensi Madrid di paruh kedua musim ditunjukkan tanpa kehadiran Ramos di lapangan.

Sementara di Liga Champions, tren buruk selama beberapa tahun terakhir, di mana Madrid biasanya kalah saat Ramos absen, perlahan sudah bisa diatasi. Seperti saat menghadapi Liverpool di perempatfinal, Madrid menang 3-1 dan imbang 0-0.

Secara keseluruhan, jumlah kebobolan Madrid saat Ramos absen juga tak jauh berbeda dengan saat Ramos bermain. Mengutip Transfermarkt, Madrid kebobolan 20 kali tanpa Ramos, sedangkan saat Ramos main, Madrid kebobolan 19 kali.

Catatan itu menjadi 'kerugian' bagi Ramos, sebab posisinya tak lagi untouchable. Seiring berjalannya musim, ketergantungan pada Ramos mulai turun seiring dengan konsistensi barisan belakang Madrid tanpa kehadirannya.

Kontrak Ramos di Madrid diketahui tersisa sampai akhir Juni nanti, dan hingga kini belum diperbarui. Belum ada titik temu antara keinginan Ramos dan manajemen Madrid.

MADRID, SPAIN - APRIL 06: Nacho Fernandez and Eder Militao of Real Madrid competes for the ball with Diogo Jota of Liverpool FC during the UEFA Champions League Quarter Final match between Real Madrid and Liverpool FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 06, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)Eder (kiri) dan Nacho (kanan) mampu mengisi posisi yang ditinggalkan Ramos dengan baik. Foto: Getty Images/Fran Santiago

Ramos diketahui meminta tambahan kontrak dua musim dan kenaikan gaji, sedangkan manajemen Madrid yang sedang berhemat hanya mau memberi tambahan kontrak semusim tanpa kenaikan gaji.

Opsi lain, Madrid bersedia memperpanjang kontraknya menjadi dua musim, asalkan gaji Ramos, yang sebesar 12 juta Euro per musim, dipotong 10 persen. Kabar terakhir, Madrid masih mau Ramos bertahan, tapi ia harus mengikuti aturan main manajemen, seperti dilaporkan AS.

Catatan Real Madrid musim 2020/21

Dengan Ramos:

Main 20 kali, menang 13 kali, imbang 4 kali, kalah 3 kali

Persentase kemenangan: 65 persen

Tanpa Ramos:

Main 22 kali, menang 13 kali, imbang 4 kali, kalah 5 kali

Persentase kemenangan: 59 persen

(adp/ran)