Apa yang Salah dengan Zinedine Zidane?

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 28 Mei 2021 19:05 WIB
Real Madrids French coach Zinedine Zidane looks on before the Spanish League football match between Real Madrid and Real Valladolid at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid on August 24, 2019. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)
Apa yang Salah dengan Zinedine Zidane? (AFP)
Madrid -

Zinedine Zidane akhirnya mengundurkan diri dari Real Madrid. Memang musim 2020/2021 Zidane tidak mampu mempersembahkan gelar, tapi apakah sampai harus pisah jalan?

Real Madrid mengumumkan pengunduran diri pelatih Zinedine Zidane secara resmi pada Kamis (27/5/2021) sore WIB kemarin. Itu akhirnya menjawab gonjang-ganjing kursi kepelatihan Zidane.

"Kami harus menghormati keputusannya dan menunjukkan rasa hormat atas profesionalisme, dedikasi, serta semangat selamat bertahun-tahun yang diberikannya kepada Real Madrid," ujar pernyataan klub Real Madrid.

"Zidane adalah salah satu ikon hebat Real Madrid dan dia sudah memberikan prestasi luar biasa sebagai pelatih maupun pemain di klub kami," lanjut pernyataannya.

Marca, media asal Spanyol menerbitkan artikel berjudul 'Zidane, Florentino: Who can explain this?'. Yang berisikan soal, apa yang salah dengan Zinedine Zidane?

Zinedine Zidane sejatinya punya prestasi mentereng selama dua periode kepelatihannya (2016-2018 dan 2019-2021). Total 11 trofi juara dipersembahkannya, termasuk dua kali juara Liga Spanyol dan tiga kali juara Liga Champions.

Zidane memulai semuanya sejak jadi assisten pelatih Carlo Ancelotti. Lalu akhirnya, pria asal Prancis itu ditunjuk jadi pelatih utama.

Walau ada keraguan, Zidane mampu membungkamnya dengan penuh gaya. Los Blancos diantarkannya terus-menerus juara.

Zidane meraih trofi-trofinya cuma selama 342 pertandingan. Itu berarti Zidane telah memenangkan satu trofi setiap 23 pertandingan untuk Real Madrid, memberinya rasio terbaik dari pelatih manapun dalam sejarah klub.

CARDIFF, WALES - JUNE 03: Zinedine Zidane, Manager of Real Madrid poses with the trophy after the UEFA Champions League Final between Juventus and Real Madrid at National Stadium of Wales on June 3, 2017 in Cardiff, Wales.  (Photo by David Ramos/Getty Images)Zinedine Zidane, salah satu pelatih dengan prestasi top di Real Madrid (David Ramos/Getty Images)

Di musim 2020/2021, Zinedine Zidane menahkodai Real Madrid yang pincang. Sepanjang musim, badai cedera menghantam dan klub tidak membeli pemain baru imbas dari pandemi yang menghantam keuangan klub.

Zidane tidak banyak berkomentar soal pasifnya Madrid di bursa transfer musim panas. Zidane pun mau tak mau memberikan kepercayaan kepada pemain-pemain muda, walau tentu tidak bisa berharap banyak.

Zinedine Zidane sendiri tampak adem ayem dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Jarang keduanya perang kata-kata, toh Zidane sendiri adalah legenda klub yang begitu dihargai karena jasanya sebagai pemain dan pelatih.

Maka apa yang salah dengan Zizou?

(aff/nds)