Romantisme Cristiano Ronaldo dan Carlo Ancelotti

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 03 Jun 2021 11:20 WIB
LISBON, PORTUGAL - MAY 23:  Head Coach, Carlo Ancelotti of Real Madrid speaks with Cristiano Ronaldo of Real Madrid during a Real Madrid training session ahead of the UEFA Champions League Final against Club Atletico de Madrid at Estadio da Luz on May 23, 2014 in Lisbon, Portugal.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Romantisme Cristiano Ronaldo dan Carlo Ancelotti (Getty Images/Michael Regan)
Madrid -

Rasio gol Cristiano Ronaldo terbaik di Real Madrid ada di era Carlo Ancelotti. Kini Ancelotti kembali ke Madrid, romantisme mereka berdua dibicarakan lagi.

Carlo Ancelotti kembali melatih Real Madrid, untuk kali kedua. Pria asal Italia itu dikontrak sampai tahun 2024.

Tahun 2013 sampai 2015 silam adalah kali pertama Ancelotti melatih di Real Madrid. Kenangan manis mampu ditorehkannya.

Los Blancos mampu dibawanya meraih empat titel trofi juara. Rinciannya juara Copa Del Rey, Liga Champions, juara Piala Super Eropa, dan juara Piala Dunia Antarklub).

Dilansir detikSport dari berbagai sumber, kedatangan kembali Carlo Ancelotti ke Real Madrid turut membuat satu superstar pesepakbola ramai dibicarakan. Siapa lagi kalau bukan eks pemainnya, yang juga layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik Madrid dalam sejarah, Cristiano Ronaldo.

Tahukah kamu, rasio gol terbaik Cristiano Ronaldo di Madrid adalah kala kepelatihan Ancelotti. Ronaldo mampu mencetak 112 gol dalam 101 pertandingan di seluruh kompetisi!

LISBON, PORTUGAL - MAY 23:  Head Coach, Carlo Ancelotti of Real Madrid speaks with Cristiano Ronaldo of Real Madrid during a Real Madrid training session ahead of the UEFA Champions League Final against Club Atletico de Madrid at Estadio da Luz on May 23, 2014 in Lisbon, Portugal.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)Cristiano Ronaldo dan Carlo Ancelotti (Getty Images/Michael Regan)

Carlo Ancelotti dinilai mampu mengeluarkan potensi terbaik Cristiano Ronaldo. Salah satu rahasianya adalah berikan Ronaldo kepercayaan dan kebebasan di depan gawang lawan.

"Cristiano Ronaldo adalah pemain yang fantastis dan profesional. Saya pun dulu bilang ke Zidane, berikan dia kebebasan di lini serang. Jangan biarkan dirinya kaku dengan formasi, dia bisa melakukan gol dari situasi apa saja," paparnya kepada Sky Sports tahun lalu.

"Lihat saja, Ronaldo selalu membuat gol di tiap minggu," lanjutnya.

Perkataan terakhir, merajuk ke musim 2014/2015. Di Liga Spanyol kala itu, Cristiano Ronaldo mampu menceploskan 48 gol dari 35 laga.

Cristiano Ronaldo pun memberikan respek yang tinggi kepada Carlo Ancelotti. Ronaldo sempat salah mengira di awal kedatangan Ancelotti, pikirnya Don Carlo pelatih yang kaku dan arogan.

"Ternyata saya salah, dia seperti beruang besar yang imut. Dia selalu berbicara kepada setiap pemain setiap hari dan bersenang-senang bersama," kata Ronaldo di tahun 2015 kepada ESPN.

"Ancelotti adalah orang yang luar biasa. Saya hanya berharap setiap pemain dapat memiliki kesempatan untuk bekerja dengannya karena dia pria dan pelatih yang fantastis, saya mau lagi kok bekerja lagi dengannya suatu hari nanti," lanjutnya.

LISBON, PORTUGAL - MAY 23:  Head Coach, Carlo Ancelotti of Real Madrid speaks with Cristiano Ronaldo of Real Madrid during a Real Madrid training session ahead of the UEFA Champions League Final against Club Atletico de Madrid at Estadio da Luz on May 23, 2014 in Lisbon, Portugal.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)Momen Ancelotti dan Ronaldo bercanda di suatu sesi latihan (Getty Images/Michael Regan)

Sayangnya, Dewa Fortuna tidak berpihak kepada Carlo Ancelotti dan Cristiano Ronaldo. CR7 masih terikat kontrak sampai tahun 2022 dan kalau dijual bakal mahal harganya.

Real Madrid juga tidak punya banyak uang buat beli pemain, terkait dampak pandemi. Maka romantisme keduanya, sudah jadi kenangan manis yang tersimpan rapi.

(aff/pur)