Habis Manis Ramos Dibuang

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 19 Jun 2021 18:30 WIB
MADRID, SPAIN - FEBRUARY 09: Sergio Ramos of Real Madrid CF gives instructions to his teammates during the La Liga match between  Club Atletico de Madrid and Real Madrid CF at Wanda Metropolitano on February 09, 2019 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Habis Manis Ramos Dibuang (Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)
Madrid -

Sergio Ramos akhirnya berpisah dengan Real Madrid. Eks agen si pemain, Pedro Bravo tidak senang dengan Los Blancos yang tidak memperpanjangan kontrak Ramos.

Sergio Ramos dan Real Madrid pisah jalan. Kedua pihak sepakat untuk menyudahi kontrak yang mengikat di akhir bulan Juni ini.

Artinya, Ramos bisa menuju klub lain untuk melanjutkan kariernya dan diboyong secara gratis. Ramos yang sudah berusia 35 tahun, tampaknya masih kuat bermain di level tertinggi.

JEDDAH, SAUDI ARABIA - JANUARY 12: Sergio Ramos of Real Madrid celebrates after scoring from the penalty spot for his teams victory in the Supercopa de Espana Final match between Real Madrid and Club Atletico de Madrid at King Abdullah Sports City on January 12, 2020 in Jeddah, Saudi Arabia. (Photo by Francois Nel/Getty Images)Sergio Ramos menutup karier di Madrid sebagai legenda (Getty Images/Francois Nel)

Eks agen Sergio Ramos, Pedro Bravo jadi pihak yang paling menentang soal kepergian Ramos dari Real Madrid. Dirinya menilai, Los Blancos memberikan keputusan terburuk.

"Tidak ada dialog atau profesionalisme," cetusnya seperti dilansir dari Marca.

Bagi Pedro, baiknya Real Madrid terus memakai jasa Sergio Ramos hingga si pemain pensiun. Ramos sudah 16 musim berseragam putih-putih, mengemas 600-an penampilan, sampai memberikan 22 trofi juara.

"Dengan segala yang diberikannya belasan tahun, kalau saya adalah Real Madrid, maka saya tidak akan mengizinkannya pergi. Tidak ada tuh keinginan kuat kalau mereka mau mempertahankannya," tegasnya.

Sebelumnya beredar kabar, kalau Sergio Ramos sendiri kecewa dengan perlakuan Real Madrid terhadapnya. Ramos membenarkannya.

"Saya tidak pernah ingin meninggalkan Real Madrid, saya selalu ingin tinggal di sini. Dalam beberapa bulan terakhir, klub memberi saya tawaran satu tahun, dengan pemotongan gaji. Saya ingin menekankan bahwa uang tidak pernah menjadi masalah, presiden [Florentino Perez] tahu itu," kata Ramos, dilansir ESPN.

"Itu bukan soal masalah uang. Mereka menawari saya satu tahun, saya inginnya dua tahun. Saya ingin ketenangan dan kesinambungan untuk keluarga saya. Dalam percakapan terakhir, saya menerima tawaran itu dengan pemotongan gaji. Saya kemudian diberitahu tidak ada lagi penawaran. Saya diberitahu itu, meski saya sudah setuju meneken proposal, tapi itu memiliki tanggal kedaluwarsa. Saya tidak menyadarinya. Itu mengejutkan saya."

"Itu pertemuan pribadi yang ingin saya rahasiakan untuk menghormati klub, presiden, dan saya sendiri. Tetapi memang benar, bahwa itu dikomunikasikan kepada saya seminggu yang lalu, melalui agen saya, bahwa tawaran itu telah berakhir tanpa kami sadari."

(aff/mrp)