ADVERTISEMENT

Barcelona Sulit Pertahankan Lionel Messi jika Tak 'Cuci Gudang'

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 05 Jul 2021 11:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - MAY 16: Lionel Messi of FC Barcelona looks dejected during the La Liga Santander match between FC Barcelona and RC Celta at Camp Nou on May 16, 2021 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by David Ramos/Getty Images)
Messi tak lagi terikat kontrak dengan Barcelona. Foto: Getty Images/David Ramos
Jakarta -

Barcelona sedang berupaya melakukan 'cuci gudang' di skuadnya. Semua itu demi satu tujuan, yakni mempertahankan Lionel Messi.

Dilaporkan Marca dan Sport, kebijakan ini diambil Barcelona agar tak perlu lagi menggaji para pemain yang sudah tak masuk rencana tim. Dengan begitu, alokasi dana yang ada bisa dialihkan untuk gaji Messi.

Meski begitu, langkah ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada semacam perlawanan dari para pemain yang ingin dibuang, seperti Samuel Umtiti dan Miralem Pjanic.

Total gaji per musim Umtiti dan Pjanic dilaporkan mencapai hampir 35 juta Euro. Keduanya juga tak banyak mendapat tempat di musim lalu, baik karena cedera ataupun rencana taktik, namun keduanya enggan diputus kontraknya.

Upaya Barcelona menjual para pemain lain juga tak mudah. Saat ini, baru Junior Firpo, Francisco Trincao, dan Matheus Fernandes yang dilepas, namun itu belum signifikan, sebab mereka bukan pemain utama.

Sejumlah pemain bintang rencananya masih akan coba dilego. Philippe Coutinho, Martin Braithwaite, Carles Alena, Clement Lenglet, hingga Antoine Griezmann mungkin saja masuk daftar jual. Nama terakhir diketahui bergaji kotor 40 juta Euro per musim.

Presiden Barcelona Joan Laporta dilaporkan sudah mengadakan rapat dengan Presiden LaLiga Javier Tebas pada tengah pekan lalu, meminta keringanan aturan.

Namun Tebas tak mau menganakemaskan Barcelona, sebab batasan gaji itu berlaku untuk semua klub, meski setiap tim nilainya berbeda. Atas dasar itu Tebas enggan memberi restu. Longgarkan pos gaji, baru bisa mengontrak Messi.

Barcelona dan Messi baru saja berpisah secara hukum. La Pulga saat ini sudah tak terikat dengan Blaugrana, setelah kontraknya habis 30 Juni lalu.

GOIANIA, BRAZIL - JULY 03: Lautaro Martinez of Argentina celebrates with teammates Lionel Messi and Angel Di Maria of Argentina after scoring the second goal of his team during a quarter-final match of Copa America Brazil 2021 between Argentina and Ecuador at Estadio Olimpico on July 03, 2021 in Goiania, Brazil. (Photo by Pedro Vilela/Getty Images)Messi saat ini sedang membela Timnas Argentina di Copa America 2021, dan sudah menembus semifinal. Foto: Getty Images/Pedro Vilela

Sejumlah laporan menyebut kapten Timnas Argentina itu tetap ingin bertahan di Camp Nou, dan akan membahas perpanjangan kontrak usai Copa America 2021. Namun kondisi yang dijelaskan di atas menyulitkan Barcelona.

Musim lalu, salary cap Barcelona hanya sebesar 382,7 juta Euro, turun jauh dari musim 2019/20 yang mencapai 671 juta Euro. Hal ini wajar mengingat hutang Barca di awal 2021 dilaporkan mencapai lebih dari 1,1 miliar Euro.

Dengan kondisi Barcelona sekarang, sulit untuk Messi menerima kontrak seperti dulu, yang jumlahnya mencapai 555 juta Euro selama hampir 4 tahun (November 2017 - Juni 2021), dengan rataan hampir 140 juta Euro per musim.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT