LaLiga Tolak Mentah-mentah Usulan Ubah Format

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 15 Jul 2021 06:08 WIB
LISBON, PORTUGAL - SEPTEMBER 05: Javier Tebas President of La Liga talks during Day 1 of Soccerex Europe Convention at Tagus Park on September 5, 2019 in Lisbon, Portugal. (Photo by Gualter Fatia/Getty Images)
Presiden LaLiga Javier Tebas tolak usulan ubah format kompetisi. (Foto: Photo by Gualter Fatia/Getty Images)
Jakarta -

LaLiga menolak mentah-mentah usulan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk mengubah format. Operator Liga Spanyol itu bahkan enggan sekadar mempertimbangkan.

Presiden RFEF Luis Rubiales mengusulkan agar format LaLiga diubah, dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit. Ia juga punya ide untuk menggelar sejumlah laga di luar negeri.

Usulan itu ditolak keras oleh Presiden LaLiga Javier Tebas. Tebas bahkan ogah banget untuk sekadar duduk dan mendiskusikan ide tersebut.

"LaLiga tidak akan mempertimbangkan perubahan apapun terhadap format kompetisi, yang sudah sukses dalam beberapa tahun terakhir. Untuk membuat atau bahkan mempertimbangkan modifikasi apapun itu bakal jadi langkah tidak bertanggung jawab," kata Javier Tebas dikutip Marca.

"Itu akan memicu ketidakpastian untuk olahraga-olahraga lain dan sepakbola non-profesional, yang mana LaLiga sudah berkontribusi 125 juta euro per musimnya," sambungnya.

LaLiga, sebagaimana tiga kompetisi top Eropa lainnya seperti Premier League, Serie A, dan Ligue 1, diikuti oleh 20 tim. Bundesliga menjadi satu-satunya yang diikuti 18 tim, sehingga punya rentang yang lebih pendek dan jadwal kompetisi yang lebih longgar.

Jadwal yang lebih longgar menguntungkan buat para pemain karena waktu pemulihan yang lebih baik. Dengan begitu risiko cedera pun ditekan.



Simak Video "Ini Baru Lionel Messi"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/rin)