Barcelona Ditawari Van de Beek, tapi...

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 22 Jul 2021 12:37 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - APRIL 29: Donny van de Beek of Manchester United smiles prior to the UEFA Europa League Semi-final First Leg match between Manchester United and AS Roma at Old Trafford on April 29, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around Europe remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Pemain Manchester United, Donny van de Beek, dikabarkan ditawarkan ke Barcelona. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Pemain Manchester United, Donny van de Beek, dikabarkan sedang berupaya untuk ditawarkan ke Barcelona. Tapi, pemain Belanda itu tak mau hengkang.

Van de Beek gagal memenuhi ekspektasi tinggi di MU musim lalu. Dia datang dari Ajax dengan reputasi sip.

Selama membela De Amsterdamers, Van de Beek menjadi andalan lini tengah. Dia membukukan 37 pertandingan bersama Ajax sebelum bergabung MU, dengan sumbangan 10 gol.

Di MU musim lalu, Van de Beek kalah bersaing dengan Bruno Fernandes, Paul Pogba, dan Fred. Dia pun hanya bermain 19 kali di Premier League, cuma membuat 1 gol.

Oleh karena itu, Van de Beek dikaitkan dengan Barcelona. Skuad tim Catalan itu diasuh oleh meneer Belanda, Ronald Koeaman.

Barcelona sedang berburu pemain tengah. Sebabnya, Georginio Wijnaldum, yang menjadi buruan, malah bergabung ke Paris Saint-Germain.

Di lini tengah Los Cules saat ini, masih bercokol pemain-pemain seperti Sergio Busquets, Frenkie de Jong, Pedri, Miralem Pjanic, dan Philippe Coutinho. Dua pemain terakhir berencana dilepas.

Kabar Van de Beek ditawarkan ke Barca dihembuskan oleh Sport. Samuel Umtiti akan disodorkan sebagai alat tukar.

Tapi, media Inggris, Manchester Evening News, melaporkan keputusan Van de Beek. Pemain 24 tahun itu ingin membuktikan diri bisa mengamankan satu tempat di starting XI MU di musim depan.

"Dia lari ke sana ke mari dan tak benar-benar bisa menguasai bola, tak tahu bagaimana memberi pengaruh pada pertandingan, tak bisa meminta bola pada rekan setimnya karena mereka tak cukup yakin apakah mereka mempunyai cukup kepercayaan pada dirinya," kata eks pemain MU, Mark Hughes, di Astro beberapa waktu lalu.

(cas/rin)