Gianluca Prestianni tetap ikut berangkat bersama rombongan Benfica ke Spanyol jelang leg kedua playoff 16 besar Liga Champions menghadapi Real Madrid. Ada harapan ia bisa main meski sangat kecil.
Prestianni diduga mengejek Vinicius Junior dengan sebutan "monyet" tak lama usai penyerang Madrid itu mencetak gol dalam leg pertama di Lisbon pekan lalu. Kasus dugaan rasisme yang mendapat sorotan luas ini kemudian diselidiki UEFA.
Meski investigasi belum tuntas, namun UEFA memberi hukuman sementara kepada Prestianni berupa larangan main satu laga. Artinya, ia tak bisa main di leg kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, gelandang Argentina tersebut tetap dibawa Benfica ke Madrid. Namanya masih terdaftar dalam skuad, bahkan ikut berlatih di Bernabeu.
Benfica diketahui sudah mengajukan banding atas hukuman tersebut, dan menurut BBC, pihak klub masih berharap banding Prestianni diterima dan ia bisa main, meski mereka sendiri ragu putusan banding itu akan keluar sebelum laga.
π¨ Gianluca Prestianni, in regular team training under JosΓ© Mourinho's indications ahead of Real-Benfica.@lejournaldureal π₯ pic.twitter.com/wFwm3AU5BU
β Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) February 24, 2026
Sementara itu, Sky Sports meyakini keputusan membawa Prestianni juga merupakan langkah Benfica untuk menunjukkan kepada publik bahwa mereka mendukung penuh pemain serta meyakini bahwa ia tidak bersalah, seperti yang selama ini mereka terus dengungkan.
Duel Madrid vs Benfica akan digelar pada Kamis (26/2/2026)pukul 03.00 WIB. Benfica perlu menang dua gol untuk lolos ke 16 besar, sementara Madrid cukup bermain imbang usai menang 1-0 di leg pertama.
(adp/krs)










































