Neymar dan Barcelona Sepakat Berdamai di Luar Pengadilan

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 27 Jul 2021 10:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - MAY 21:  (EDITORS NOTE: This image has been converted to black and white) Neymar Jr. of FC Barcelona looks on during the La Liga match between Barcelona and Eibar at Camp Nou on 21 May, 2017 in Barcelona, Spain.  (Photo by David Ramos/Getty Images)
Neymar semasa masih berseragam Barcelona. Foto: Getty Images/David Ramos
Jakarta -

Perseteruan Neymar dan Barcelona sudah resmi berakhir. Kedua pihak memilih berdamai di luar pengadilan.

Neymar hijrah dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain pada musim panas 2017 lalu. Biaya transfer sebesar 222 juta Euro menjadikan striker Brasil tersebut sebagai pemain termahal sedunia sampai saat ini.

Namun kepindahan itu menyisakan kisah tak sedap. Baik Neymar dan Barcelona sama-sama menuding ada hutang yang belum dibayar, imbas dari perbedaan tafsir dari masing-masing kubu perihal isi klausul kontrak.

Dilaporkan BBC dan Marca, Neymar menuding Barcelona masih menunggak sebesar 43,6 juta Euro dalam bentuk bonus loyalitas. Sementara Barcelona meminta pemain 29 tahun itu mengembalikan 9,3 juta Euro yang sudah diberikan saat menandatangani kontrak baru pada 2016.

Kasus ini kemudian berlanjut ke pengadilan. Pada perkembangannya, Juni lalu pengadilan Spanyol memutus Neymar harus membayar uang sebesar 6,7 juta Euro kepada Barcelona.

Pihak Neymar kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut dan melaporkan kasus baru, tapi kini kasus itu dibatalkan. Diketahui, Barcelona mengumumkan kedua pihak telah berdamai pada Senin (26/7/2021) kemarin.

"Barcelona mengumumkan telah berdamai di luar pengadilan dengan pemain Brasil, Neymar da Silva Santos Júnior terkait berbagai kasus tenaga kerja dan perdata," bunyi pernyataan Barcelona.

"Dengan demikian, kesepakatan transaksional antara klub dan pemain untuk mengakhiri kasus hukum yang berlangsung antara dua pihak sudah ditandatangani, yang terdiri dari tiga klaim terkait kasus tenaga kerja dan perdata," jelas pernyataan tersebut.

Berakhirnya kasus ini jelas memberi keuntungan bagi Barcelona. Di tengah kondisi finansial yang tak bagus, tentu situasinya akan menjadi semakin buruk jika mereka sampai kalah banding dan harus membayar uang yang banyak kepada Neymar.

Sementara itu, Neymar dipastikan akan bertahan di PSG musim depan. Ia belum lama ini menandatangani kontrak baru yang mengikatnya hingga 2025.

(adp/pur)