Ilaix Moriba Jadi Korban Rasisme di Medsos

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 27 Jul 2021 20:25 WIB
Barcelonas Spanish midfielder Ilaix Moriba celebrates after scoring during the Spanish League football match between CA Osasuna and FC Barcelona at El Sadar stadium in Pamplona on March 6, 2021. (Photo by ANDER GILLENEA / AFP)
Ilaix Moriba mendapatkan pelecehan rasial. (Foto: AFP/ANDER GILLENEA)
Jakarta -

Ilaix Moriba mendapatkan pelecehan rasial di media sosial. Barcelona memberikan dukungan untuk pemain mudanya itu.

Moriba, yang berusia 18 tahun, menggunakan akun TikTok-nya untuk mengecam pelecehan yang diterimanya. Aksi rasial di media sosial didapat Moriba di saat ramai kabar bahwa Blaugrana ingin memperpanjang kontraknya.

Moriba mengunggah video sedang memeriksa media sosial di ponsel, ditampilkan pula beberapa penghinaan yang dia terima. Ada yang berupa kalimat dan juga gambar monyet.

Ilaix Moriba kemudian tampak menggelengkan kepalanya. Dia seolah tak percaya pelecehan dialamatkan kepadanya.

Barcelona mengunggah video yang sama di akun Twitter resemi klub. Pihak klub menambahkan kalimat "Kami mencintai sepakbola. Kami melawan rasisme."

Moriba, salah satu bintang klub yang menjanjikan, adalah pemain reguler di tim Barcelona B dan melakukan debut tim utama musim lalu. Dia telah berlatih dengan tim B selama negosiasi kontraknya.

Beberapa fans Barcelona sempat kesal dengan Moriba karena dia masih belum menerima kontrak baru. Klub telah berjuang secara finansial dan menghindari nilai kontrak besar dengan para pemainnya.

Penampilan apik Moriba sudah menggoda klub-klub besar dari Inggris. Chelsea, Manchester United, dan Manchester City semuanya dikabarkan tertarik dengan bek muda tersebut.

Barcelona besutan Roanld Koeman sejauh ini sangat gemar menggunakan pemain muda. Pedri, Ansu Fati, Sergino Dest, Riqui Puig, dan Oscar Minguez adalah remaja yang cukup mendapat kesempatan bersama Koeman.

Memperpanjang kontrak dengan Barcelona yang tinggal sisa satu tahun lagi tampaknya bakal jadi keputusan tepat untuk Moriba. Andai pergi ke Inggris, sangat sulit untuk Ilaix Moriba mendapatkan kesempatan di awal musim kepindahan.

(ran/krs)