Ini Penyebab Messi Tidak Bertahan di Barcelona

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 06 Agu 2021 06:58 WIB
Barcelona -

Lionel Messi resmi tak memperpanjang kontraknya alias tidak akan bertahan di Barcelona. Berikut penyebab kesepakatan tak tercapai.

Kontrak Messi sebenarnya memang sudah habis per 30 Juni lalu. Barcelona berupaya mempertahankannya dengan terus bernegosiasi.

Dalam prosesnya, muncul sejumlah rumor positif. Messi kabarnya bersedia bertahan di Camp Nou lima tahun lagi, bahkan dengan pengurangan gaji sebesar 50 persen.

Seiring perkembangan waktu, pembahasan kontrak baru Messi malah menemui jalan buntu. Sampai akhirnya, Barcelona mengumumkan La Pulga tidak akan memperpanjang kontraknya lagi.

"Meskipun FC Barcelona dan Lionel Messi telah mencapai kesepakatan dan niat yang jelas dari kedua belah pihak untuk menandatangani kontrak baru pada hari ini, hal itu tidak dapat terjadi karena hambatan finansial dan struktural [regulasi Liga Spanyol]," bunyi pernyataan di situs resmi Barca.

"Sebagai hasil dari situasi ini, Lionel Messi tidak akan bertahan di FC Barcelona. Kedua belah pihak sama-sama sangat menyesal karena harapan dari pemain dan klub pada akhirnya tidak terpenuhi."

"FC Barcelona dengan sepenuh hati mengucapkan terima kasih kepada si pemain atas kontribusinya membesarkan klub dan mengharapkan yang terbaik untuk masa depan si pemain, baik di kehidupan pribadi maupun profesionalnya," jelas pernyataan klub.

Dalam pernyataan itu, hambatan finansial dan struktural menjadi alasan utama kepergian Messi. Barcelona sedang krisis keuangan, ditambah aturan pembatasan gaji di LaLiga menjadi pemicunya.

Krisis yang dialami Barcelona berdampak parah. Hal itu membuat raksasa Catalan kena aturan pembatasan gaji dari LaLiga.

Pada musim 2019/2020, Barcelona menjadi klub yang menggaji pemainnya paling mahal, yakni mencapai sekitar 671 juta euro. Pada musim 2020/2021, LaLiga membatasinya, di mana Barcelona cuma bisa menggaji pemainnya sebesar 382,8 juta euro.

LaLiga memberi keringanan kepada Barcelona agar mengurangi total gaji pemainnya. Salah satunya dengan menjual beberapa bintangnya.

Namun hal itu juga tetap sulit dilakukan Barcelona. Selain kesulitan menjual, nilai kontrak bintang-bintangnya juga sudah terlampau mahal.

Untuk Messi seorang saja, pemain Argentina itu mendapat kontrak senilai 500 juta euro ketika meneken kesepakatan berdurasi empat tahun pada 2017.

Musim ini, alih-alih mengurangi pengeluarannya untuk gaji, Barcelona malah menambahnya. Sebab, mereka sudah mendatangkan beberapa rekrutan baru seperti Memphis Depay, Eric Garcia, dan Sergio Aguero.

Dengan Barcelona tidak bisa memenuhi salary caps sesuai regulasi, maka LaLiga melarang Barcelona mendaftarkan pemain-pemain barunya. Dan Lionel Messi, karena sudah habis kontrak per akhir Juni lalu, kini dianggap pemain baru oleh LaLiga sehingga tak bisa didaftarkan Barcelona, sekalipun kesepakatan telah tercapai.

(yna/rin)