Messi Cabut, Brand Value Barcelona Terancam Turun Rp 2,3 Triliun

ADVERTISEMENT

Messi Cabut, Brand Value Barcelona Terancam Turun Rp 2,3 Triliun

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 10 Agu 2021 07:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - AUGUST 08: Barcelonas fan shows a shirt of Lionel Messi during the Joan Gamper Trophy match between FC Barcelona and Juventus at Estadi Johan Cruyff on August 08, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)
Messi mendatangkan pendapatan yang besar selama membela Barcelona. Foto: Getty Images/Eric Alonso
Jakarta - Kepergian Lionel Messi dari Barcelona diyakini berdampak kepada valuasi klub di masa depan. Sebuah perusahaan konsultan memprediksi nilai Barcelona akan menurun sebesar 137 juta Euro atau RP 2,3 triliun.

Adalah Brand Finance yang memprediksi penurunan nilai merk Barcelona selepas hengkangnya Messi dari Camp Nou. Perusahaan yang berbasis di London itu sebelumnya menempatkan Barcelona sebagai klub paling bernilai nomor dua di bawah Real Madrid.

Dalam laporan mereka, Madrid saat ini memiliki nilai merk (brand value) sebesar 1,276 miliar Euro, unggul 10 juta saja dari Barcelona. Peringkat ketiga diisi oleh Manchester United yang bernilai 1,130 miliar Euro.

Meski begitu, kehilangan Messi akan berdampak pada nilai Barcelona dari kacamata bisnis. Tak bisa dipungkiri, Messi memiliki daya tarik yang luar biasa.

"Messi sangat lekat dengan Barcelona, dan telah menjadi jimat klub sejak mencuat 15 tahun lalu. Kehadirannya di klub tak diragukan lagi mampu menarik tambahan suporter, masuknya pemain berkualitas, manajer, kesepakatan komersil, dan memenangi gelar," ujar Hugo Hensley, Head of Sports Services di Brand Finance.

"Kepergiannya bisa merugikan klub dan berdampak pada penurunan nilai merk yang menyakitkan," lanjutnya.

BARCELONA, SPAIN - AUGUST 08: Lionel Messi of FC Barcelona faces the media during a press conference at Nou Camp on August 08, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)Messi saat mengumumkan perpisahan dengan Barcelona. Foto: (Getty Images/Eric Alonso)

Brand Finance membedah penurunan nilai Barcelona tersebut. Kalkulasi dilakukan dengan mengecek peran Messi dalam mendorong pendapatan utama, seperti tiket dan merchandise.

Lalu persentase harga Messi di bursa transfer terhadap total keseluruhan pemain Barcelona dianggap sebagai persentase pendapatan klub yang didapat berkat kehadiran Messi.

Hasilnya, Messi dianggap berpengaruh terhadap 11 persen nilai merk Barcelona, tepatnya 137 juta Euro atau sekitar Rp 2,3 triliun. Mereka membagi angkat tersebut ke dalam tiga bagian, yakni pendapatan komersial, kehadiran Messi di lapangan, serta penjualan jersey dan merchandise.

Pendapatan komersial diprediksi akan menurunkan valuasi sebesar 77 juta Euro. Absennya Messi di lapangan diprediksi akan menurunkan valuasi sebesar 17 juta Euro. Sisanya, penurunan valuasi 43 juta Euro disebabkan hilangnya penjualan atribut Messi di masa depan.

Akibatnya, Barcelona kini turun ke urutan ketiga dengan brand value sebesar 1,129 miliar Euro, atau satu juta Euro di bawah MU. Meski begitu, Brand Finance menyebut nilai ini bisa saja meningkat lagi di masa depan.

Strategi bisnis Barcelona menjadi vital di sini. Selain itu, performa di lapangan juga berpengaruh. Jika klub berprestasi, maka ketiadaan Messi perlahan bisa tergantikan dan brand value Barcelona bisa kembali terangkat berkat pemain lain.

Simak video 'Daftar 'Warisan' Messi di Barcelona':

[Gambas:Video 20detik]



(adp/ran)