Pesan Koeman untuk Moriba: Masih Muda, Jangan Mata Duitan

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 21 Agu 2021 10:05 WIB
BARCELONA, SPAIN - MAY 16: Ilaix Moriba of FC Barcelona looks on during the La Liga Santander match between FC Barcelona and RC Celta at Camp Nou on May 16, 2021 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Ilaix Moriba diminta jangan pikirkan uang di usia muda (Getty Images/David Ramos)
Barcelona -

Pelatih Barcelona Ronald Koeman turut prihatin dengan nasib Ilaix Moriba saat ini. Moriba seharusnya tidak mementingkan uang.

Kontrak Ilaix Moriba di Barcelona cuma Juni 2022. Kubu El Barca langsung berupaya memagari Moriba untuk tak hengkang secara gratis musim depan, seperti kejadian dengan Lionel Messi

Barcelona tahu kualitas Moriba sebagai salah satu bakat muda La Masia yang menjanjikan. Ketika dipromosikan ke tim utama, Moriba main 14 kali di LaLiga dengan torehan satu gol dan tiga assist.

Tapi, ketika Barcelona hendak menawarkan perpanjangan kontrak, pemain asal Guinea itu malah menolaknya mentah-mentah. Alasannya, gaji yang ditawarkan Barcelona terlalu rendah.

Dikutip Salarysport, Moriba saat ini bergaji sekitar 13 ribu euro per pekan atau setara 1,3 juta euro setiap musimnya. Mengingat Barcelona tengah krisis keuangan, mereka pun kesulitan memenuhi permintaan Moriba.

Sontak penolakan kontrak baru ini membuat Moriba dikritik habis, termasuk oleh presiden Barcelona Joan Laporta. Menurut Laporta, Moriba seperti kacang lupa kulit.

Sebagai hukumannya, Moriba bahkan dibekukan sementara statusnya dari skuat Barcelona B. Ini tentu makin memperuncing hubungan Moriba dan petinggi klub.

Bukan tak mungkin Moriba akan dibekukan sampai akhir musim ini, yang mana bisa merugikan dia. Terkait hal tersebut, Koeman selaku pelatih mewanti-wanti Moriba bahwa uang bukan hal utama untuk pemain usia 18 tahun.

"Saya bicara dengannya dua atau tiga pekan lalu. Sebagai personal ketimbang pelatih. Situasinya begitu menyedihkan," ujar Ronald Koeman di Marca.

"Saran saya adalah uang bukan sesuatu yang penting di dalam kariernya saat ini," sambungnya.

"Yang penting adalah bermain. Saya sangat kecewa karena itu justru bukan yang utama," tutup Koeman.

(mrp/bay)