Susul Pique, Jordi Alba Juga Setujui Pemotongan Gaji di Barcelona

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 24 Agu 2021 01:00 WIB
Barcelonas Spanish defender Jordi Alba controls the ball during the 56th Joan Gamper Trophy friendly football match between Barcelona and Juventus at the Johan Cruyff Stadium in Sant Joan Despi near Barcelona on August 8, 2021. (Photo by Pau BARRENA / AFP)
Jordi Alba bersedia dipotong gajinya.Foto: AFP/PAU BARRENA
Barcelona -

Jordi Alba dilaporkan bersedia menerima pemotongan gaji untuk menyelamatkan keuangan Barcelona. Ia mengikuti jejak Gerard Pique yang sudah lebih dulu melakukannya.

Diberitakan ESPN, Marca, Mundo Deportivo, dan Diario Sport, kesepakatan ini tercapai pada Senin (23/8/2021) waktu setempat. Diskusi mengenai pengurangan gaji ini sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya.

Kabarnya, Alba yang bergaji kotor sebesar 15 juta Euro per musim bersedia dikurangi gajinya sebesar 25 persen. Setelah dikurangi, ia pun setuju jika pembayaran gaji per musimnya tak dilunasi di musim yang sama. Alba sendiri dikontrak Barcelona hingga 2024 mendatang.

Langkah yang diambil Alba ini diharapkan bisa membuat Barcelona leluasa mengatur keuangan. Pengumuman resmi dari Barcelona mengenai pemotongan gaji ini hanya tinggal menunggu waktu.

Setelah Alba dan Pique, rencananya giliran Sergi Roberto dan Sergio Busquets yang akan diatur ulang gajinya. Khusus Sergi Roberto, negosiasi dengannya juga mencakup perpanjangan kontrak.

Jadi, Barcelona ingin memperpanjang kontrak Sergi Roberto yang akan habis tahun depan, namun dengan nominal gaji yang lebih kecil dibanding dari kontrak sebelumnya.

Sejauh ini, perkembangan negosiasi dengan Sergi Roberto dan Busquets berjalan positif, dalam artian keduanya tak masalah dikurangi gajinya. Jika 4 kapten Barcelona tersebut bersedia menerima pemotongan gaji, diharapkan para pemain bintang lain akan mengikuti.

Barcelona diketahui masih perlu melonggarkan anggaran gaji mereka di tahun 2021. Mereka sejauh ini belum bisa mendaftarkan Sergio Aguero, karena masih belum memenuhi aturan salary cap yang diterapkan LaLiga.

Oleh sebab itu, penyesuaian gaji dan menjual pemain merupakan cara yang masuk akal untuk membuat keuangan Barcelona, yang tengah terjerat hutang kepada bank sebesar 1,35 miliar Euro, bisa kembali sehat.

(adp/yna)