Ronald Koeman Diskors Dua Laga!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 25 Sep 2021 07:00 WIB
Barcelonas head coach Ronald Koeman watches play during a Spanish La Liga soccer match between Cadiz and Barcelona at the Nuevo Mirandilla stadium in Cadiz, Spain, Thursday, Sept. 23, 2021. (AP Photo/Miguel Morenatti)
Ronald Koeman diskorsing dua pertandingan (AP/Miguel Morenatti)
Bar -

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah nasib Barcelona kini. Di tengah performa buruk tim, Ronald Koeman malah diskorsing dua pertandingan.

Barcelona pada pertandingan terakhirnya harus puas bermain imbang kontra Cadiz, Jumat (24/9/2021) dini hari WIB. Ini jadi kegagalan Barcelona menang dalam tiga laga beruntun.

Selain itu, Barcelona juga mengalami nasib buruk lainnya saat Frenkie de Jong harus diusir keluar karena menerima dua kartu kuning dan menyusul Ronald Koeman di pengujung laga.

Koeman dikartumerah wasit karena memprotes terlalu keras keputusan wasit. Koeman menilai saat itu pertandingan harus dihentikan karena ada dua bola berada di lapangan.

Tapi, wasit Carlos del Cerro Grande tidak mempedulikan protes Koeman itu dan tetap mencatat aksi pelatih asal Belanda itu dalam laporan pertandingan.

Laporan itu masuk ke Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) tak lama setelah duel berakhir. Dalam laporan pertandingan, Koeman mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan sempat diperingati oleh ofisial keempat.

Dari hasil rapat komdis, Koeman dianggap sudah bertindak kelewat batas. Dikutip Sky Sports, Koeman diharuskan menjalani skorsing dua pertandingan.

"Hey wasit tiup peluitnya. Sial, harusnya wasit meniup pelulit, dia harus melakukannya," ujar Koeman kepada wasit.

Dengan demikian, Ronald Koeman akan absen saat Barcelona menjamu Levante di Camp Nou, Minggu (26/9/2021) malami WIB besok dan laga bigmatch kontra Atletico Madrid di Wanda Metropolitano 2 Oktober.

Barcelona pun makin tertekan karena Koeman tidak ada di bench selama dua pertandingan. Apalagi mereka butuh kemenangan karena cuma mengumpulkan sembilan poin dari lima laga dan tertahan di posisi ketujuh klasemen.

(mrp/raw)