Cerita Telepon 40 Detik Saat Suarez Didepak Koeman

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 07 Okt 2021 18:27 WIB
MADRID, SPAIN - OCTOBER 02: Luis Suarez of Atletico Madrid  celebrates after scoring their teams second goal  during the La Liga Santander match between Club Atletico de Madrid and FC Barcelona at Estadio Wanda Metropolitano on October 02, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Luis Suarez hanya berbincang via telepon selama 40 detik dengan pelatih Ronald Koeman sebelum meninggalkan Barcelona. Foto: (Getty Images/Denis Doyle)
Madrid -

Luis Suarez menceritakan lebih detail saat didepak Ronald Koeman dari Barcelona. Suarez mengatakan, perbincangan keduanya cuma berlangsung sangat singkat.

Koeman menandai akhir era Suarez di Barca setelah enam tahun. Selama itu El Pistolero telah membukukan 198 gol, hanya kalah dari Cesar Rodriguez (232) dan Lionel Messi (672), dan memenangi total 13 medali juara.

Suarez juga menjadi bagian dari skuad Blaugrana yang merebut treble winners di 2015. Sederet kontribusi tersebut membuat bomber Uruguay itu pantas disejajarkan dengan legenda-legenda Barcelona.

Meski demikian, usia Suarez yang ketika itu telah mencapai 34 tahun menjadi pertimbangan utama Ronald Koeman. Pelatih Belanda itu membuang Suarez, keputusan yang menjadi blunder karena si pemain kemudian sukses memimpin Atletico Madrid mengalahkan Barca dalam persaingan LaLiga.

Luis Suarez sendiri sampai sekarang tampak masih sakit hati dengan perlakuan mantan pelatihnya itu. Suarez melakukan selebrasi gol dengan gestur menelepon saat menjebol gawang Barcelona dalam kemenangan Atletico 2-0 di akhir pekan lalu. Sekalipun Suarez membantah selebrasi itu ditujukan kepada Koeman.

"Telepon dari Koeman untuk mengatakan kepadaku bahwa [aku tidak ada dalam rencananya] berlangsung 40 detik. Bukan begitu cara untuk mengucap perpisahan kepada seorang legenda," ucap Suarez kepada Gerard Romero di Twitch.

"Pertama, dia bilang bahwa aku tidak ada dalam rencananya, dan kemudian dia bilang bahwa kalau aku tidak menyelesaikan kontrakku, aku akan bermain melawan Villarreal. Dia kurang bernyali untuk memberitahuku dengan jelas apakah dia tidak menginginkanku atau apakah klub yang benar-benar tidak menginginkan aku."

"Itu adalah hari-hari yang sulit karena aku telah memberikan segalanya untuk klub. Aku berbicara kepada Sofia [istri Suarez] dan Leo [Messi] setelah telepon itu," ungkap Luis Suarez menceritakan momen-momen terakhirnya setelah didepak Koeman.

(rin/krs)