Kata Ancelotti soal Eden 'Cedera' Hazard di Real Madrid

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 21:45 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 27:  Eden Hazard of Real Madrid looks on  during the UEFA Champions League Semi Final First Leg match between Real Madrid and Chelsea FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 27, 2021 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Eden Hazard. (Foto: Getty Images/Denis Doyle)
Madrid -

Eden Hazard harus bersabar di Real Madrid. Winger asal Belgia itu memang bukan menjadi pilihan utama Carlo Ancelotti saat ini karena faktor cedera.

Hazard masih kesulitan memasuki musim ketiganya di Madrid. Cedera masih menghambat performanya, sejak dibeli dari Chelsea seharga 100 juta Euro.

Musim ini, Hazard sudah dua kali cedera. Pertama mengalami masalah pada hamstring-nya, dan yang kedua ototnya juga cedera.

Situasi itu membuat Hazard baru dapat 8 penampilan. Ia sudah absen lima kali akibat masalah itu.

Dan Ancelotti akhirnya menggeser Hazard. Eks Chelsea dan Lille itu tergeser Rodrygo, yang sejauh ini menjadi andalan baru Los Blancos.

Pemain Brasil itu sudah bermain 12 kali, meski masih kerap cadangan. Rodrygo juga sudah bikin dua gol dan satu assist.

Ancelotti menjelaskan, bahwa dirinya memang lebih suka memainkan pemain lain. "Dia [Eden Hazard] bisa bermain di formasi 4-3-3 di kiri atau 4-4-2 di belakang penyerang. Dia siap bermain, tapi masalahnya pelatih lebih suka pemain lain," katanya.

Ancelotti juga mengakui bahwa cedera membuat Hazard kesulitan. Namun, ia yakin jika dalam kondisi terbaik, maka Hazard juga bakal oke.

"Dia tak punya status itu [bintang utama] karena punya banyak cedera. Pelan-pelan pasti lebih baik," katanya.

"Saya takin musim ini kita akan melihat versinya yang lebih baik. Dia akan bermain lebih baik dai yang dia lakukan sekarang."

"Eden Hazard punya semuanya; kualitas, motivasi. Dia harus menggunakanya, dan itu yang terjadi saat ini. Itulah mengapa pelatih lebih banyak menurunkan pemain lain," kata Carlo Ancelotti.

(yna/bay)