Atasi Badai Cedera, Barca Pulangkan Dokter Andalannya

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 03 Des 2021 12:40 WIB
BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 26: Head coach Luis Enrique Martinez and doctor Ricard Pruna of FC Barcelona look on before the La Liga match between FC Barcelona and UD Las Palmas at Camp Nou on September 26, 2015 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)
Ricard Pruna (kanan) dipulangkan oleh Barcelona (Getty Images/Alex Caparros)
Barcelona -

Barcelona kelimpungan musim ini karena badai cedera. Alhasil, klub Catalan itu harus memulangkan dokter andalannya Ricard Pruna bulan ini.

Barcelona mengalami awal musim yang buruk sehingga berujung pemecatan Ronald Koeman. Sampai saat ini Barcelona belum bisa memastikan lolos dari fase grup Liga Champions.

Sementara di LaLiga, Barcelona masih tertahan di posisi ketujuh klasemen. Kehilangan Lionel Messi memang berpengaruh besar pada permainaan Barcelona secara keseluruhan.

Tapi, kondisi tim sepeninggal Messi juga tak banyak membantu. Sebab pemain Barcelona banyak yang masuk ruang perawatan. Sampai bulan Desember ini, tercatat ada 10 pemain yang tumbang.

Sebut saja Ansu Fati, Pedri, Sergi Roberto, Moussa Wague, Nico Gonzalez, Sergi Roberto, Sergio Aguero, dan Martin Braithwaite masih dalam pemulihan. Sementara, Ousmane Dembele dan Gerard Pique mulai bisa berlatih.

Kondisi ini jelas merugikan Barcelona karena Xavi Hernandez sebagai pelatih tidak bisa memaksimalkan skuatnya. Apalagi Ansu Fati, Aguero, Pedri, dan Roberto harus absen dalam waktu lama.

Persoalan besar ada di tim medis Barcelona yang kebetulan memang bermasalah sejak Koeman menangani tim itu pada pertengahan tahun 2020.

Bahkan dua staf medis sudah dipecat setelah Xavi menangani tim. Tak mau masalah berlanjut, Xavi lantas memanggil balik Ricard Pruna, dokter yang lama bekerja di Barcelona, termasuk saat dia masih bermain.

Pruna meninggalkan Barcelona pada September 2020, setelah berada di klub sejak 1996 dan pindah ke Uni Emirat Arab setahun terakhir. Pruna kabarnya sudah setuju untuk balik ke Barcelona.

"Pruna adalah dokter terbaik sejak saya masuk tim utama Barcelona. Dia seharusnya tidak pergi, itu kesalahan besar. Dia adalah orang pertama yang harus balik ke sini. Biarkan dia memutuskannya," ujar Xavi beberapa waktu lalu.

Pruna akan resmi berseragam Barcelona lagi pertengahan Desember, saat klub menghadapi Boca Juniors pada laga persahabatan. Bisakah "tangan dingin" Ricard Pruna menyehatkan Blaugrana lagi?

Selama di Barcelona, Pruna adalah kunci sukses saat klub ditangani Pep Guardiola dan Luis Enrique, yang mendatangkan banyak gelar.

(mrp/rin)