Rapor Buruk Jordi Alba

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Jumat, 21 Jan 2022 18:40 WIB
Barcelonas Spanish defender Jordi Alba shoots the ball next to Barcelonas Brazilian defender Dani Alves during the Copa del Rey (Kings Cup) round of 16 first leg football match between Athletic Club Bilbao and FC Barcelona at the San Mames stadium in Bilbao on January 20, 2022. (Photo by CESAR MANSO / AFP)
Jordi Alba tampil buruk saat Barcelona disingkirkan Athletic Bilbao di babak 16 besar Copa del Rey. (Foto: AFP/CESAR MANSO)
Bilbao -

Misi Barcelona mempertahankan gelar Copa del Rey pupus usai tersingkir di babak 16 besar. Bek kiri Barca Jordi Alba menjalani pertandingan untuk dilupakan.

Berstatus sebagai juara bertahan, Barcelona mesti mengakui keunggulan Athletic Bilbao 2-3 saat bertandang ke San Mames pada Jumat (21/1/2022) dinihari WIB. Blaugrana kesulitan menghadapi perlawanan tim tuan rumah.

Barca dua kali tertinggal sebelum gol Pedri di injury time memastikan pertandingan berlanjut ke extra time. Tapi pada akhirnya Bilbao menghabisi Barcelona dengan gol penalti Iker Muniain di menit ke-105.

Jordi Alba punya andil cukup besar atas kekalahan Barcelona itu. Pemain internasonal Spanyol ini tercatat sebagai pemain yang paling banyak kehilangan bola (33), dan tidak satupun crossingnya (6) menemui sasaran.

Selain itu, Alba juga dianggap terlalu lambat sehingga Nico Williams bisa mengirim umpan silang kepada Muniain untuk mencetak gol pertama Bilbao di menit kedua. Lalu di waktu krusial Alba melakukan hand ball sehingga Bilbao dihadiahi penalti yang dikonversi menjadi gol penentu kemenangan lawan.

Selepas pertandingan Jordi Alba mengatakan bahwa Barcelona sedang menjalani musim yang sulit. Alba turut mengakui penampilannya tidak cukup bagus.

"Kurasa kami sudah memainkan pertandingan dengan sangat baik, tapi memang betul bahwa kami mesti meningkatkan banyak hal," kata dia dilansir Mundo Deportivo. "Kami harus menyerang dengan lebih baik, memiliki penguasaan bola yang lebih baik dan jangan sampai terluka lagi karena transisi. Kami harus merenung, dan aku yang harus pertama melakukannya," sambung pemilik 15 medali juara dengan Barcelona ini.

"Kami harus terus bekerja bukannya ngomong. Kurasa kami dalam jalur yang sangat positif dengan Xavi dan staf, tapi sejauh ini adalah musim yang sulit dengan banyak pemain baru. Ini adalah musim yang sangat sulit secara individu maupun kolektif," Jordi Alba menambahkan.

(rin/krs)