Perjuangan Braithwaite untuk Pulih Cedera demi Bantu Barcelona

Randy Prasatya - Sepakbola
Rabu, 26 Jan 2022 17:35 WIB
Barcelonas Martin Braithwaite celebrates after scoring his sides third goal during a Spanish La Liga soccer match between Barcelona and Real Sociedad at Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Sunday, Aug. 15, 2021. (AP Photo/Joan Monfort)
Martin Braithwaite cerita soal motivasi diri selama proses pemulihan cedera. (Foto: AP/Joan Monfort)
Jakarta -

Martin Braithwaite telah kembali bermain setelah cedera parah di awal musim ini. Dia menceritakan bagaimana perjuangan untuk memotivasi diri sendiri.

Martin Braithwaite mengalami masalah pada lutut kirinya dalam pertandingan Barcelona melawan Getafe pada 29 Agustus 2021. Striker berusia 30 tahun itu kemudian harus menjalani operasi.

Masa-masa sulit sudah dia lalui dengan ditandai tampil melawan Athletic Bilbao pada ajang Copa del Rey beberapa hari lalu. Striker asal Denmark itu main 20 menit dalam kekalahan 2-3 Barcelona.

Permasalahan pemain bukan cuma soal cedera, namun ada juga situasi penguatan mental selama proses pemulihan. Braithwaite menjelaskan usahanya untuk meyakinkan diri bisa pulih dan kembali ke lapangan.

"Saya selalu memberi tahu orang-orang bahwa Anda menciptakan hidup Anda sendiri; pikiran Anda, apa yang Anda yakini. Saya selalu mengatakan itu," kata Braithwaite dalam video yang diunggahnya di media sosial.

"Mari kita ambil sesuatu yang positif dari itu (cedera). Satu hal yang pasti: ketika saya kembali dan bermain, sejak hari pertama saya akan menjadi hebat dan saya akan memiliki dampak besar dalam tim secara langsung ketika saya kembali."

"Anda adalah penguasa kehidupan dan tidak ada yang bisa mengganggu itu, jadi saya merasa sangat kuat. Saya ingin menunjukkan kepada semuanya bahwa setiap orang bisa merasakan seperti itu; itu hanya keadaan pikiran, tidak lebih."

"Hal terpenting yang saya katakan pada diri sendiri, dan tujuannya adalah - bukan saat saya kembali, melainkan bagaimana saya kembali. Itu yang terpenting," tegasnya.

Braithwaite tentu tidak akan mudah langsung nyetel dengan tim. Selama dia berproses pemulihan, pelatih kepada sudah berganti dari Ronald Koeman ke Xavi Hernandez.

(ran/krs)