Salam Aubameyang untuk Para Haters

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 21 Mar 2022 13:52 WIB
MADRID, SPAIN - MARCH 20: Pierre-Emerick Aubameyang of FC Barcelona celebrates scoring their fifth goal with a glass ball during the LaLiga Santander match between Real Madrid CF and FC Barcelona at Estadio Santiago Bernabeu on March 20, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Selebrasi Aubameyang usai menjebol gawang Madrid. Foto: 2022 Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno
Jakarta -

Pierre-Emerick Aubameyang menjadi bintang kemenangan Barcelona atas Real Madrid dalam duel El Clasico di Liga Spanyol. Penyerang berpaspor Gabon itu memberi pesan kepada orang-orang yang menganggapnya sudah 'habis'.

Aubameyang mencetak dua gol saat Barcelona menang 4-0 di Santiago Bernabeu, Senin (21/3/2022) dini hari WIB. Gol pertama dicetak lewat sundulan di menit ke-29 setelah menerima crossing dari Ousmane Dembele.

Gol kedua dibuatnya dengan tendangan lob yang melewati Thibaut Courtois pada menit ke-51, setelah lolos dari perangkap offside. Butuh bantuan Video Assistant Referee (VAR) untuk mengonfirmasi gol tersebut.

Dengan begitu, ia sudah mencetak total 9 gol dalam 11 laga sejauh ini sejak diboyong Barcelona pada bursa transfer Januari lalu. Sumbangsih pemain 32 tahun itu terhadap perbaikan performa Barcelona di lapangan hijau pun begitu terasa.

Barcelona kini sudah tak terkalahkan dalam tiga bulan terakhir di Liga Spanyol, bahkan selalu menang di lima laga terakhir dan kini menempati urutan tiga klasemen sementara dengan 54 poin dari 28 laga.

Seusai El Clasico, Aubameyang mengunggah sebuah status di media sosialnya. Ia memberikan sindiran untuk mereka yang menganggapnya sudah tak lagi bersinar.

"Halo dari pemain yang sudah habis," tulis Aubameyang, lengkap dengan foto selebrasinya yang mengikuti gaya tokoh Dragon Ball, Goku saat melakukan jurus pindah dalam sekejap.

Sebelum pindah ke Barcelona, Aubameyang memang sedang menjalani masa suram di Arsenal. Meski mencetak tujuh gol dari 15 laga bersama The Gunners, ia dibekukan sejak awal Desember karena masalah indisipliner.

Kepindahan ke Camp Nou di awal tahun ini membuatnya bisa bermain lagi dan menunjukkan ketajamannya di depan gawang, sesuatu yang kini dinikmati oleh Barcelona.



(adp/krs)