Deretan Kontroversi di Balik Comeback Madrid atas Sevilla

ADVERTISEMENT

Deretan Kontroversi di Balik Comeback Madrid atas Sevilla

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 18 Apr 2022 10:00 WIB
Real Madrids Karim Benzema celebrates with teammates after scoring his sides third goal during a Spanish La Liga soccer match between Sevilla and Real Madrid at the Ramon Sanchez Pizjuan stadium, in Seville, Spain, Sunday, April 17, 2022. (AP Photo/Angel Fernandez)
Real Madrid berhasil mengalahkan Sevilla dalam lanjutan LaLiga. (Foto: AP/Angel Fernandez)
Jakarta -

Real Madrid berhasil comeback dan mengalahkan Sevilla dalam lanjutan LaLiga. Duel tersebut diwarnai kontroversi yang menguntungkan kedua tim.

Sevilla vs Real Madrid berlangsung di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (18/4/2022) dini hari WIB. Los Nervionenses mampu memimpin 2-0 lebih dulu di babak pertama lewat Ivan Rakitic dan Erik Lamela.

Madrid bangkit di babak kedua untuk membawa pulang tiga poin lewat kemenangan 3-2. Gol-gol dari Los Blancos dicetak oleh Rodrygo Goes (50'), Nacho (82'), dan Karim Benzema (90+2').

Di balik laga ini, banyak sorotan yang dianggap sebagai kontroversi. Eduardo Camavinga dianggap seharusnya mendapatkan kartu kuning kedua saat melakukan tekel kepada Anthony Martial di menit ke-39.

Wasit memutuskan itu bukan pelanggaran dan memberi Martial kartu kuning untuk reaksinya. Pemain pinjaman dari Manchester United tersebut kemudian ditarik keluar karena cedera.

"Camavinga harusnya diusir karena tidak menguasai bola. Saya tidak tahu mengapa itu bisa ditafsirkan bukan pelanggaran," kata gelandang Sevilla Rakitic kepada Movistar+.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, dimintai tanggapannya soal tekel Camavinga itu. Pria asal Italia itu menanggapinya dengan santai saja.

"Satu-satunya yang terlewat adalah kartu merah untuk Camavinga. Namun, saya merasa sepertinya dia memenangkan perebutan bola, tapi saya tidak mau masuk ke sana. Saya sudah mengatakan apa yang ingin saya katakan," Ancelotti menyampaikan.

Madrid juga punya keluhan dalam laga ini. VAR dianggap tidak mengintervensi keputusan wasit saat tangan Diego Carlo menyentuh bola pada babak pertama.

Di sisi lain, wasit menganulir gol Real Madrid yang dicetak Vinicius Junior di menit ke-73 sebelum akhirnya dipertegas oleh VAR. Lengan pemain asal Brasil itu dianggap mengenai bola sebelum melepaskan tembakan.

"Kami tidak mengerti bagaimana wasit menganulir gol Vinicius sebagai handball dan bukan tangan Diego Carlos," Ancelotti menegaskan.

(ran/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT